Hal ini dikatakan oleh CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke, usai kekalahan 1-5 dari Bayern di Allianz Arena, Minggu (4/10) malam WIB ,lalu. Dua gol Thomas Mueller dan Robert Lewandowski plus satu gol Mario Goetze, hanya sekali dibalas oleh Pierre Emerick Aubameyang.
Kekalahan itu jadi yang pertama diderita Dortmund pada era kepelatihan Thomas Tuchel ini, setelah tak terkalahkan di 13 laganya di seluruh kompetisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita semua tahu bahwa Bayern punya tim terbaik di Jerman, tapi mereka bisa dikalahkan dalam waktu normal kok. Kami mengalahkan mereka di DFB-Pokal musim lalu. Kekalahan hari Minggu lalu sangat menyakitkan dan saya membenci kekalahan," sambungnya.
Kekalahan pertama Dortmund membuat mereka gagal meraih kemenangan di tiga laga terakhirnya di liga, setelah dua laga sebelumnya berujung hasil imbang. Ini membuat Dortmund yang ada di posisi kedua klasemen, tertinggal tujuh poin dari Bayern di puncak. Padahal di lima pekan awal, Dortmund dan Bayern beriringan di puncak klasemen.
Opta mencatat belum pernah ada tim yang memuncaki klasemen dengan keunggulan tujuh poin ketika liga baru berjalan delapan pekan. Ini pula yang membuat Watzke pesimistis Dortmund bakal bisa mengejar Bayern di 26 pekan tersisa.
"Ya, juaranya sudah ditentukan. Saya sudah katakan itu sebelum laga kami melawan Bayern Munich," papar Watzke.
"Di Jerman situasinya mirip-mirip dengan di Prancis. Adalah satu tim yang sangat kuat - Bayern Munich di Jerman, PSG di Prancis - dengan kekuatan finansial tak terbatas. Mustahil bagi kami untuk mengejar Bayern Munich," tuntasnya.
(mrp/cas)










































