Pada 2014-15, Die Roten 'hanya' menjadi juara Bundesliga setelah gagal mempertahankan trofi juara DFB lantaran tersingkir di semifinal. Di Eropa, langkah Bayern terhenti di semifinal untuk kedua kalinya beruntun, kali ini oleh Barcelona.
Hal itu tidak terlepas dari badai cedera yang mendera klub raksasa Bavaria itu. Franck Ribery, Arjen Robben, Philipp Lahm, David Alaba silih berganti masuk ruang perawatan. Bahkan Ribery, pemain terbaik mereka saat meraih treble di 2013 belum kunjung pulih sampai sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, Bayern belum terkalahkan di kompetisi domestik dan saat ini masih di puncak klasemen liga dengan keunggulan lima poin dari Borussia Dortmund yang menghuni posisi kedua. Lahm dkk. juga lolos ke babak 16 besar Piala DFB serta maju ke fase knockout Liga Champions.
Bayern siap memenuhi tantangan untuk merebut trofi juara Liga Champions. "Tentu saja (kami lebih tangguh daripada musim lalu)," kata Benatia kepada Bundesliga.com. "Sekarang, kami memiliki lebih banyak opsi daripada beberapa bulan yang lalu, terutama pada area satu lawan satu."
"Ketika Franck Ribery dan Arjen Robben absen pada musim lalu, kondisi itu tidak mudah bagi kami untuk melewati lawan-lawan kami. Tapi dengan Kingsley Coman dan Douglas Costa sekarang kami punya banyak opsi dan kami lebih sulit ditebak," sambung bek tengah Bayern itu.
"Aku hanya berharap kami tidak mendapatkan cedera di tahap yang menentukan seperti di bulan Maret dan April, dan Franck serta Mario (Goetze) bisa segera pulih sehingga kami punya peluang untuk maju sejauh mungkin. Kami bisa memenangi mahkota Eropa kalau kami terus bermain di level kami sekarang. Akan sulit mengalahkan kami," seru Benatia.
(rin/krs)










































