Xabi mendapatkan pengalaman bekerja sama lebih dulu dengan Mourinho. Barulah kemudian bersama-sama Guardiola di Bayern.
Relasi dengan Guardiola lebih menarik sebab dia pernah merasakan menjadi rival kuat. Tapi justru, Guardiola yang mempunyai peran besar hingga dia meninggalkan Santiago Bernabeu dan pindah ke Bayern.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bisa menyalurkan tak hanya soal pengetahuan sepakbola tapi juga kapasitas psikologi yang mereka miliki. Untuk bisa merangkul tim agar bertarung untukmu tidaklah mudah. Tapi itulah hal utamanya. Tak peduli betapa bagusnya Anda dalam latihan--kalau para pemain tak mendukungmu, semua hal tak akan berjalan," ucap Xabi.
Akhir musim ini kebersamaan Xabi dengan Guardiola akan berakhir. Itu setelah Guardiola disebut bakal menangani salah satu tim Premier League musim depan. Masa depan Mourinho juga sedang menjadi pembicaraan setelah dicopot dari Chelsea.
(fem/din)










































