Tekad Bayern Ukir Rekor Sebelum Guardiola Pergi

Tekad Bayern Ukir Rekor Sebelum Guardiola Pergi

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 04 Feb 2016 19:37 WIB
Tekad Bayern Ukir Rekor Sebelum Guardiola Pergi
REUTERS/Fabian Bimmer
Munich - Bayern Munich menegaskan tidak terusik sama sekali dengan rumor terkait Pep Guardiola dan skuatnya, dan fokus sepenuhnya untuk menjadi tim pertama yang merangkai empat titel Bundesliga beruntun.

"Kami dapat mengukir sejarah di persepakbolaan Jerman," kata Direktur Olahraga Bayern Mathias Sammer seperti dikutip Reuters. "Dan saya bukan membicarakan Liga Champions melainkan 'empat yang magis'. Itu yang melecut semangat kami."

Bayern, juara tiga musim terakhir, saat ini memuncaki klasemen Bundesliga dengan keunggulan delapan poin dan pada akhir pekan akan menyambangi markas Bayer Leverkusen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam lajunya musim ini, Bayern harus bergulat dengan sejumlah masalah di dalam dan luar lapangan. Pertama ada kendala cedera, secara khusus di sektor pertahanan, dengan Javi Martinez masih harus menepi selama 4 pekan dan Jerome Boateng absen 3 bulan.

Serdar Tasci, yang sebenarnya sedang dipinjamkan ke Spartak Moscow, pun terpaksa dipanggil, walaupun dalam sesi latihan pertamanya tengah pekan ini ia malah mendapat gegar otak ringan sehingga belum bisa diturunkan lawan Leverkusen.

Selain itu juga ada rumor di media mengenai munculnya ketidakpuasan di skuat Guardiola dan tudingan Arturo Vidal mabuk sebelum berlatih dan suka keluyuran malam saat Bayern berada di Qatar pada jeda musim dingin lalu.

"Itu semua bohong. Tidak berdasar pada kenyataan dan kami jelas akan mengambil tindakan hukum," tegas Sammer.

Bayern juga harus berurusan dengan kenyataan bahwa Guardiola pekan ini telah mengumumkan bakal bergabung dengan Manchester City musim depan, kabar yang mencuatkan pertanyaan bagaimana para pemain Bayern akan meresponsnya di sisa musim.

Pihak klub menindaklanjutinya dengan mengeluarkan pujian untuk sang pelatih. The Bavarians juga menyatakan dukungan penuh terhadapnya sampai detik terakhir berada di Munich.

Guardiola sendiri direkrut Bayern pada tahun 2013 dalam usaha melanjutkan dominasi setelah tahun itu merangkai treble. Ia memang mampu menjuarai Bundesliga dua musim beruntun, tapi tersingkir dua kali di semifinal Liga Champions. Di musim terakhirnya, ada harapan bernuansa tuntutan dari para suporter agar Guardiola dapat membawa tim kesayangan mereka berjaya di Eropa.

"Pelatih kami saat ini dijadikan kambing hitam atas segalanya yang terjadi dan saya tidak bisa menerima hal itu," ujar Sammer.

"Saya minta Pep lebih dihormati karena ia sudah banyak berjasa buat Bayern. Ini semua, alih-alih memecah-belah kami, bakal membuat kami lebih kompak sebagai sebuah tim," sebutnya.

(krs/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads