Dortmund Berharap 'Monster' Reus Bebas Cedera

Dortmund Berharap 'Monster' Reus Bebas Cedera

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 10 Feb 2016 20:07 WIB
Dortmund Berharap Monster Reus Bebas Cedera
REUTERS/Ralph Orlowski
Dortmund - Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yakin betul dengan kualitas seorang Marco Reus. Asalkan fit terus dan bebas dari cedera, Reus bisa jadi "monster" untuk Dortmund.

Reus memang pemain hebat dan itu ditunjukkannya sejak bermain untuk Dortmund sedari musim panas 2012. Total ada 68 gol dan 50 assist dibuat dari 146 penampilan di seluruh kompetisi.

Itu yang membuat Reus diincar banyak klub Eropa dan sampai saat ini Dortmund belum mau melepasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ada satu "penyakit" yang belum bisa diobati Reus hingga saat ini yakni soal dirinya yang rentan cedera. Musim ini saja dia sudah enam kali mendapat cedera meski periode absennya tak begitu lama.

Jika dihitung dalam tiga tahun terakhir ini, cedera engkel, lutut, paha, hamstring, dan lainnya kerap mendatangi Reus yang membuatnya bolak-balik ruang perawatan.

Hal itu harus bisa diatasi Reus dan juga Dortmund sebagai klubnya saat ini. Ketika Reus sudah bisa bebas dari cedera, maka dia bisa jadi "monster" yang berbahaya untuk tim-tim lainnya.

Reus mencetak satu gol saat membawa Dortmund melaju ke semifinal DFB-Pokal, usai menang 3-1 atas Stuttgart, Rabu (10/2) diniahri WIB tadi.

"Saya katakan bahwa kami ingin menjadikannya monster karena dia bisa jadi monster di atas lapangan," ujar Tuchel seperti dikutip Soccerway.

"Marco adalah pemain yang sensitif dan kreatif, yang butuh kebebasan. Itu artinya dia tidak harus memikirkan soal kondisi fisiknya. Kami saja yang mengurus soal itu," sambungnya.

"Betapa luar biasa dia fokus seperti sekarang, bagaimana percaya dirinya dia, bagaimana dia bisa menebar ancaman serta bahaya serta pandainya dia memanfaatkan ruang."

"Tapi penting untuk kami tidak berharap terlalu banyak. Kami jelas ingin dirinya bisa menuntaskan musim ini tanpa cedera," tutupnya.

(mrp/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads