Dortmund menjalani paruh musim pertama dengan kurang konsisten. Meski hanya tiga kali kalah dalam 16 pertandingannya, Die Borusen sudah enam kali imbang terbanyak kedua di jajaran enam besar setelah Hoffenheim (10).
Saat ini Dortmund bertengger di peringkat keenam dengan koleksi 27 poin, terpaut 12 poin dari juara bertahan Bayern Munich di puncak. Peluang juara pun agaknya mulai sulit dijankau Mario Goetze dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus, setidaknya, finis tiga besar," cetus Tuchel dalam wawancaranya dengan Westdeutscher Rundfunk yang dilansir Bundesliga.com.
"Kami harus mempertahankan determinasi dalam permainan menyerang kami tapi kami juga perlu lebih berhati-hati dalam bertahan tanpa kehilangan potensi kami di lini depan."
Inkonsistensi Dortmund turut dipengaruhi badai cedera yang sempat mendera skuatnya. Namun, kini Dortmund telah diperkuat lagi oleh pemain bintangnya Marco Reus.
"Kami butuh para pemain yang fit. Anda bisa lihat ketika kami memiliki Sven Bender dan Marco Reus kami begitu efektif. Tapi juga hal ini mengenai menemukan keseimbangan yang tepat di antara menyerang dan bertahan," sambung Tuchel.
"Demikian pula dengan perhatian, kami juga perlu untuk rileks dan belajar dari banyak kesalahan."
Dortmund akan melanjutkan Bundesliga dengan melawat ke markas Werder Bremen pada 21 Januari. Namun, tantangan lain dihadapkan pada Dortmund usai ditinggal bombernya, Pierre-Emerick Aubameyang untuk berlaga di Piala Afrika. (rin/raw)










































