Leverkusen Cekal Nowotny

Leverkusen Cekal Nowotny

- Sepakbola
Kamis, 06 Okt 2005 04:21 WIB
Leverkusen Cekal Nowotny
Jakarta - Gara-gara menuntut Bayer Leverkusen ke pengadilan, Jens Nowotny kini dicekal klubnya itu. Leverkusen menyatakan Nowotny tidak akan pernah dimainkan lagi sepanjang sisa kontraknya.Nowotny yang baru pulih setelah melakukan operasi sendi, bahkan telah menuntut klub yang telah dibelanya selama 10 musim itu sebanyak dua kali. Tuntutan pertama yang diajukan mantan pemain Karlsruhe itu adalah masalah pembayaran gaji. Nowotny menuntut gajinya dibayar penuh saat ia absen panjang lantaran cedera. Ia mengklaim telah melakukan persetujuan dengan presiden klub sebelumnya Rainer Calmund mengenai hal itu. Namun karena tidak ada bukti dan saksi yang mendukung dirinya, tuntutan itu pun akhirnya gugur.Dan baru-baru ini, mantan pemain internasional Jerman ini kembali menuntut klub lantaran masalah pembayaran pajak kontrak. Nowotny menolak membayar pajak dari kontraknya di tahun 2002 senilai 10,2 juta euro (Rp 124,1 miliar) dengan alasan dalam perjanjian sebelumnya kontrak tersebut telah disepakati bebas pajak.Hal ini tentu saja membuat klub merah hitam ini berang. Melalui presiden klub Wolfgang Holzhauser, Leverkusen menegaskan pintu klub sudah tertutup untuk Nowotny."Karena keluhan yang diajukan Jens Nowotny dan penasihatnya hukumnya, tidak ada lagi ikatan kepercayaan antara kita," ujar Holzhauser seperti dilansir Yahoosports, Kamis (6/10/2005)."Jens tidak akan lagi bermain untuk Bayer Leverkusen atau mengambil bagian dalam pertemuan klub ini," tegas Holzhauser kemudian.Dengan kontrak yang baru berakhir tahun 2008, Leverkusen ternyata masih berbaik hati. Nowotny tetap diizinkan untuk menggunakan berbagai fasilitas klub dan mendapat perawatan media atas cederanya disamping gaji yang akan tetap dibayarkan.Sementara proses pengadilan terkait masalah pembayaran pajak kontrak Nowotny masih akan berlanjut pada 28 Oktober mendatang.Foto: Jens Nowotny (sportchannel) (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads