Dicekal, Nowotny Shock
Kamis, 06 Okt 2005 22:02 WIB
Jakarta - Rasa shock mendera Jens Nowotny begitu mendengar keputusan Bayer Leverkusen mencekalnya dan menyatakan tidak akan pernah memainkan dirinya lagi sampai kontraknya habis.Sulitnya menuntut hak harus dialami oleh bek senior Jerman itu. Jelas sekali Leverkusen berang terhadap ulah Nowotny yang mengajukan dua tuntutan mengenai masalah kontrak. Tuntutan pertama yang diajukan adalah masalah pembayaran gaji. Nowotny menuntut gajinya dibayar penuh saat ia absen panjang lantaran cedera. Karena kurangnya bukti dan saksi, tuntutan itu gugur. Ternyata ketidakpuasaan masih dirasakan Nowotnya. Kembali ia mengajukan tuntutan. Kali ini ia menuntut klub lantaran masalah pembayaran pajak kontrak. Nowotny menolak membayar pajak dari kontraknya di tahun 2002 senilai 10,2 juta euro (Rp 124,1 miliar) dengan alasan dalam perjanjian sebelumnya kontrak tersebut telah disepakati bebas pajak.Ulah kedua pemain berusia 31 tahun itu tampaknya tidak bisa ditolerir lagi oleh klub. Leverkusen pun akhirnya memutuskan untuk mencekal Nowotny. Rasa terkejut langsung dirasakan oleh Nowotny. Kendati demikian, ia menerima dengan lapang dada dengan harapan tuntutannya itu bisa diluluskan oleh Leverkusen. "Saya bisa berkaca karena saya membela hakku. Sekarang saya hanya fokus latihan, latihan dan latihan agar bisa kembali fit," ujar Nowotny yang baru pulih setelah operasi sendi, seperti dikutip AFP, Kamis (6/10/2005). Untungnya, Leverkusen masih berbaik hati pada pemain yang telah membela klub selama 10 musim itu. Nowotny tetap diizinkan untuk menggunakan berbagai fasilitas klub dan mendapat perawatan media atas cederanya, di samping gaji yang akan tetap dibayarkan sesuai kontrak yang akan habis di tahun 2008.Terkait masalah tuntutan tentang pembayaran pajak kontrak, masalah tersebut akan terus berlanjut ke pengadilan yang digelar pada 28 Oktober mendatang. Foto: Nowotny pasrah dicekal sampai kontraknya habis (Spiegel.de). (erk/)











































