sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 05 Feb 2020 10:53 WIB

Pep Guardiola Pernah Berniat Mainkan Manuel Neuer sebagai Gelandang

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MUNICH, GERMANY - DECEMBER 11: Manuel Neuer of Bayern Munich looks on during the UEFA Champions League group B match between Bayern Muenchen and Tottenham Hotspur at Allianz Arena on December 11, 2019 in Munich, Germany. (Photo by Michael Regan/Getty Images) Manuel Neuer sempat ingin dicoba Pep Guardiola untuk bermain sebagai gelandang. (Foto: Michael Regan/Getty Images)
Jakarta -

Pep Guardiola dikenal cukup banyak mengubah posisi pemain. Tapi salah satu idenya yang paling ekstrem adalah berniat memainkan Manuel Neuer sebagai gelandang!

Guardiola dan Neuer pernah bekerja sama di Bayern Munich pada rentang 2013-206 silam. Selama tiga musim kepelatihan Guardiola, Bayern dominan di kompetisi domestik: memenangi tiga titel Liga Jerman dan dua trofi DFB-Pokal.

Nah, di salah satu musim setelah Bayern memastikan gelar juara, Guardiola sempat ingin memainkan Neuer di luar posisi kiper. Penjaga gawang tim nasional Jerman itu memang dikenal punya kemampuan olah bola, kontrol, distribusi, dan ketenangan yang baik.

Dengan kemampuan itu pula Neuer membuat peran sweeper-keeper semakin menonjol di sepakbola sekarang ini. Guardiola, yang dikenal cukup gemar mengubah posisi pemain, tertantang menurunkannya sebagai gelandang.

"Manuel menemukan seni menjadi pesepakbola sebagai seorang kiper dan merevolusi posisi tersebut. Saya masih ingat bagaimana Pep Guardiola, setelah memenangi kejuaraan, dengan serius mengemukakan ide memainkannya di lini tengah untuk satu pertandingan," ungkap CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge dikutip Daily Mail.

"Sulit untuk mencegahnya dari ide tersebut, dengan beberapa dari kami merasa itu bisa diinterpretasikan orang lain sebagai arogansi. Tapi saya sih yakin Manu bakal bekerja dengan baik juga di lini tengah," imbuhnya.

Guardiola pernah menggeser Javier Mascherano dari posisi gelandang bertahan menjadi bek tengah. Di Bayern, Philipp Lahm, Javi Martinez, dan Joshua Kimmich juga pernah menjadi 'korbannya'.

Lahm yang berposisi asli bek kanan, dimainkan sebagai gelandang bertahan. Sementara Martinez yang merupakan gelandang bertahan digeser jadi bek tengah. Kimmich? Ia awalnya kerap bermain di posisi jangkar namun ditempatkan di bek sayap oleh Guardiola.



Simak Video "Jujur Saja, Sane Lebih Baik di Man City"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com