sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 01 Mar 2020 11:00 WIB

Laga Hoffenheim Vs Bayern Sempat Dihentikan, Ada Apa?

Adhi Prasetya - detikSport
Bayerns fans light flares during a German Bundesliga soccer match between TSG 1899 Hoffenheim and Bayern Munich in Sinsheim, Germany, Saturday, Feb. 29, 2020. (AP Photo/Michael Probst) Suporter Bayern menyalakan flare di kandang Hoffenheim. Foto: AP Photo/Michael Probst
Sinsheim -

Bayern Munich meraih kemenangan besar 6-0 atas TSG Hoffenheim di Liga Jerman pada Sabtu (29/2/2020). Namun laga itu sempat terganggu karena ulah suporter Die Roten.

Ultras Bayern, yang hadir sebagai tamu di PreZero Arena, secara kontroversial membentangkan banner berisi makian yang ditujukan kepada pemilik Hoffenheim, Dietmar Hopp.

Akibatnya, wasit Christian Dingert menghentikan laga di menit ke-77. Laga berhenti sekitar 20 menit. Para pemain Hoffenheim masuk ke ruang ganti, sementara sejumlah pemain Bayern terus membujuk suporter mereka untuk mau menghentikan aksi itu.

'Hopp remain a son of a b***h', demikian tulis pesan itu.'Hopp remain a son of a b***h', demikian tulis pesan itu. Foto: AP/Tom Weller

Direktur Olahraga Bayern, Hasan Salihamidzic, hingga pelatih mereka, Hansi Flick juga turun tangan. Mereka marah melihat ulah fans yang di luar batas.

Saat seluruh spanduk bernada negatif diturunkan, pertandingan kembali dilanjutkan. Namun kedua tim malah melakukan hal tak lazim di lapangan.



Di sisa waktu, para pemain Bayern dan Hoffenheim saling mengoper bola tanpa mengancam gawang masing-masing. Hal itu terus berlangsung hingga laga usai.

Setelahnya para pemain kedua tim berkumpul di hadapan suporter Hoffenheim yang memadati stadion. Mereka memberikan standing ovation kepada Hopp, yang juga berbaur dengan pemain dan ofisial kedua tim.

Hasan Salihamidzic mencoba menenangkan para suporter Bayern.Hasan Salihamidzic mencoba menenangkan para suporter Bayern. Foto: AP/Tom Weller

Alasan dibalik cacian kepada Hopp tak lepas dari aturan 50+1 di dalam sepakbola Jerman, di mana saham mayoritas klub harus dipegang oleh anggota.

Dalam kasus Hoffenheim, lebih dari 90 persen saham dipegang oleh Hopp, yang merupakan pengusaha software terkemuka di Jerman. Dia diperbolehkan untuk memiliki saham mayoritas di tahun 2015.

Hopp telah membiayai klub itu pada 2000-2008, berhasil membawa Hoffenheim naik dari divisi lima hingga menjadi tim Bundesliga sampai sekarang.

Hal ini yang memicu kemarahan fans sepakbola Jerman. Mereka merasa hal itu akan merusak tradisi sepakbola Jerman yang sudah ada.

Sebelumnya, fans Borussia Moenchengladbach dan Borussia Dortmund sudah melakukan hal serupa kepada Hopp. Meski begitu, tindakan suporter Bayern tak direstui oleh manajemen klub.

"Saya merasa malu dengan kelakuan orang-orang itu. Tak bisa dimaafkan. Ini wajah buruk bagi sepakbola," ujar CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge dikutip oleh The Guardian.

"Saya sudah meminta maaf kepada Dietmar Hopp. Kami telah merekam peristiwa ini dan orang-orang yang terlibat harus bertanggung jawab," sambungnya.



Simak Video "Bayern Munich Masih Ganas Kok Tanpa Lewandowski"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com