Dewasalah, Sancho

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Minggu, 07 Jun 2020 08:45 WIB
Dortmunds English midfielder Jadon Sancho applauds as he leaves the pitch after the UEFA Champions League Last 16, first-leg football match BVB Borussia Dortmund v Paris Saint-Germain (PSG) in Dortmund, western Germany, on February 18, 2020. (Photo by Ina Fassbender / AFP)
Jadon Sancho diminta lebih dewasa dalam bertindak setelah didenda gara-gara potong rambut (Foto: AFP/INA FASSBENDER)
Dortmund -

Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, diingatkan agar bersikap lebih dewasa. Ini setelah dia didenda gara-gara insiden potong rambut.

Sancho, bersama rekan setimnya Manuel Akanji, didenda oleh DFL (operator Liga Jerman) setelah foto mereka saat potong rambut beredar. Menjadi masalah karena baik si pemain maupun penata rambut tak memakai alat pelindung diri seperti masker atau sarung tangan sesuai protokol kesehatan.

Hukuman tersebut membuat Sancho kesal. Pesepakbola berusia 20 tahun itu sempat bereaksi lewat akun media sosialnya dengan menyebut kalau hukuman tersebut konyol.

Gelandang Dortmund, Emre Can, menyebut Sancho perlu dibimbing. Can berharap Sancho lebih dewasa dalam bertindak di luar lapangan.

"Jadon butuh sedikit bimbingan. Dia anak yang hebat, juga di luar lapangan. Benar kalau saya akrab dengannya," ujar Can kepada Sky Germany.

"Dia hanya harus sedikit lebih pintar soal hal-hal seperti ini. Setiap orang butuh penata rambut. Dia harus lebih dewasa. Dia tidak boleh membuat kesalahan seperti itu di masa depan."

"Kami sebagai tim juga bertanggung jawab. Kami tidak kesal dengannya. Kami tahu dia harus lebih disiplin dalam beberapa hal. Tapi dia juga tahu itu kok."

"Saya kira dia tidak melakukan ini dengan sengaja untuk menciptakan skandal. Mungkin dia tidak menyadarinya, mungkin dia memercayai terlalu banyak orang dalam beberapa hal."

"Dia butuh pembimbing. Itulah di mana lingkungan sangat penting," katanya.



Simak Video "Dortmund Kehilangan Jadon Sancho, West Ham Siap Jual Pemain"
[Gambas:Video 20detik]
(nds/mrp)