Piala Jerman
Tim Divisi III Singkirkan Bremen
Kamis, 26 Jan 2006 04:46 WIB
Jakarta - Tim papan atas Bundesliga Werder Bremen secara mengejutkan disingkirkan anggota divisi III St Pauli, yang untuk pertama kalinya lolos ke babak semifinal Piala Jerman.Pada pertandingan yang digelar Kamis (26/1/2006) dinihari WIB St Pauli, yang di babak sebelumnya menumbangkan Hertha Berlin, meraup kemenangan 3-1.Tim yang sedang dirundung masalah keuangan ini membuka skor melalui Michael Mazingu-Dinzet di menit 10 sebelum disamakan oleh Johan Micoud menjelang setengah jam pertandingan.Di babak kedua St Pauli, yang bermain sebagai tuan rumah, menambah dua gol lagi masing-masing lewat Fabian Boll dan Timo Schultz. Bremen tidak mampu melakukan hal yang sama termasuk dari titik penalti setelah eksekusi Tim Borowski di menit 78 dapat dipatahkan kiper Achim Hollerieth.Mengakui keunggulan lawan, pelatih Bremen Thomas Schaaf mengecam keputusan yang membiarkan pertandingan ini dijalankan meskipun permukaan lapangan menjadi sangat licin karena tertutup salju."Saya tidak mengerti kenapa game ini diteruskan. Pauli lebih baik dari kami, tapi saya sangat marah karena lapangan yang berbahaya menyebabkan Miroslav Klose cedera," tukas Schaaf."Kalau Anda ingin bersenang-senang, Anda boleh main dalam kondisi seperti ini. Tapi jika ingin serius, tidak bisa. Bermain seperti ini berbahaya buat para pemain."Pada pertandingan lain Arminia Bielefeld menundukkan Kickers Offenbach 4-2 lewat adu penalti setelah kedua tim bermain 1-1 selama 120 menit. Juga lolos ke semifinal adalah Eintracht Frankfurt yang mengalahkan tim divisi II TSV 1860 Munich 3-1.Tim pertama yang lolos ke babak empat besar adalah pimpinan sementara Bundesliga yang juga juara bertahan Piala Jerman, Bayern Munich. Kemarin tim asuhan Felix Magath itu menekuk Mainz 3-2. Undian babak semifinal dilakukan Sabtu lusa. Keterangan foto: Pemain St Pauli Felix Luz (kiri) mencoba mengamankan bola dari kejaran pemain Bremen Christian Schulz dalam pertandingan di lapangan bersalju di Millerntor di Hamburg. AFP/David Hecker. (a2s/)











































