Bukan Kahn atau Lehmann

Polling Detiksport

Bukan Kahn atau Lehmann

- Sepakbola
Rabu, 01 Feb 2006 11:17 WIB
Bukan Kahn atau Lehmann
Jakarta - Jurgen Klinsmann belum memutuskan siapa kiper nomor satu tim nasional Jerman untuk Piala Dunia 2006: Oliver Kahn atau Jens Lehmann.Kebingungan itu terlihat dari kebijakan Klinsmann yang bergiliran memberi kesempatan kedua penjaga gawangnya itu untuk berdiri di bawah mistar Tim Panser.Kahn, yang notabene merupakan kapten saat Jerman menjadi runner up Piala Dunia 2002, memang cenderung lebih dijagokan banyak pihak karena kualitasnya dianggap masih oke dan pengalamannya jauh melebihi kiper-kiper lain yang ada di Jerman saat ini.Tapi Lehman sudah meradang. Ia gerah karena selama delapan tahun hanya diposisikan sebagai pelapis Kahn. Beberapa waktu lalu pemain Arsenal ini pernah memicu konflik pribadi dengan Kahn sampai-sampai Klinsmann "memberinya janji" untuk mulai sering memainkan dirinya.Namun dari polling detiksport diperoleh hasil bahwa bukan Kahn atau Lehmann yang mesti dijadikan nomor satu oleh Klinsmann. Lalu siapa? Timo Hildebrand, penjaga gawang VfB Stuttgart.Ia memenangi polling dengan total suara 579 atau 34,86 persen, unggul sedikit dari Kahn yang didukung oleh 563 suara (33,9%). Lehmann diposisikan sebagai kiper ketiga dengan raihan 435 suara (26,19%).Meski demikian Hildebrand tampaknya tak punya kesempatan besar untuk langsung mengakhiri dominasi Kahn-Lehmann untuk Piala Dunia mendatang. Apalagi untuk menjadi kiper ketiga pun ia masih sering berbagi dengan Frank Rost (Schalke 04) -- meraih 84 suara (5,06%).Barangkali kesempatan Hidebrand (dan Rost) akan lebih besar setelah Piala Dunia tahun ini selesai. Kahn dan Lehmann mungkin akan pensiun dari timnas, atau Klinsmann mau meregenerasi timnya karena kedua kiper itu sudah berusia di atas 35 tahun.Hasil polling "kiper nomor satu Jerman":Timo Hildebrand 579 (34,86%)Oliver Kahn 563 (33,9%)Jens Lehmann 435 (26,19%Frank Rost 84 (5,06%)Total suara: 1661Foto: Timo Hildebrand. Calon kiper nomor satu Jerman setelah era Oliver Kahn & Jens Lehmann (AFP/Oliver Lang) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads