Bayern Sabar Tunggu Sane Bersinar

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 21 Des 2020 17:25 WIB
LEVERKUSEN, GERMANY - DECEMBER 19: Leroy Sane of Muenchen leaves dejected the pitch during the Bundesliga match between Bayer 04 Leverkusen and FC Bayern Muenchen at BayArena on December 19, 2020 in Leverkusen, Germany. (Photo by Lars Baron/Getty Images)
Leroy Sane kesal diganti saat Bayern Munich mengalahkan Bayer Leverkusen (Getty Images/Lars Baron)
Munich -

Bayern Munich memahami kekesalan Leroy Sane akhir pekan kemarin. Die Roten akan sabar menunggu Sane mencapai performa terbaiknya.

Bayern memang sudah mendapatkan Sane musim panas kemarin, pemain yang begitu diidam-idamkan. Sane diprediksi akan menambah daya gedor Bayern yang sudah luar biasa saat ini.

Kecepatan dan kegesitan Sane di sisi sayap begitu cocok untuk permainan Bayern. Tapi, adaptasi Sane ternyata tidak berjalan mulus karena dia masih sulit untuk menyegel tempat di tim inti.

Sane baru tampil 16 kali di seluruh kompetisi dan membuat lima gol serta tiga assist. Khusus di Bundesliga, Sane hanya mendonasikan tiga gol dan tiga assist.

Jauh dari harapan Bayern sehingga lagi-lagi harus mengandalkan Robert Lewandowski sebagai mesin gol, di saat para pemain sayap lainnya juga masih belum "panas".

Pada laga terakhirnya, Sane malah bernasib sial saat masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-32 laga kontra Bayer Leverkusen. Tapi, Sane malah tampil buruk sehingga digantikan lagi pada menit ke-68 oleh Jamal Musiala.

Sane pun terlihat kesal sekali dan bahkan tidak mau menengok ke arah pelatih Hansi Flick. Bayern akhirnya menang 2-1 lewat gol Lewandowski di masa injury time. Silakan tengok cuplikan laga tersebut di Mola TV lewat link ini.

"Leroy memang tidak senang ketika digantikan, itu sudah jelas dan bisa dimengerti kok. Dia diberikan talenta luar biasa oleh Tuhan. Saya cuma meyakini satu hal: Sane belum bisa mencapai level permainan Bayern saat ini," ujar CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge, kepada SPORT1.

"Seperti Thomas Mueller saja, dia adalah pahlawan saya kemarin. Dia rajin sekali naik-turun, tapi memang tidak punya talenta luar biasa seperti Leroy. Leroy harus bisa mengasahnya, itu adalah tugasnya," sambungnya.

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin agar dia datang ke Bayern. Kami tidak hanya memberi semangat kepada seluruh pemain, tapi juga tantangan. Dia harus bisa memaksimalkan itu dan tim akan selalu mendukungnya."

"Dia harus berubah, Leroy harus bisa menyesuaikan karakternya dengan FC Bayern. Dia akan belajar kok."

(mrp/krs)