Keuangan Dortmund Sehat, Ngapain Jual Pemain?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2021 19:15 WIB
DORTMUND, GERMANY - FEBRUARY 27: Jadon Sancho of Borussia Dortmund celebrates with team mates (L-R) Giovanni Reyna, Emre Can and Erling Haaland after scoring their sides second goal during the Bundesliga match between Borussia Dortmund and DSC Arminia Bielefeld at Signal Iduna Park on February 27, 2021 in Dortmund, Germany. Sporting stadiums around Germany remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Friedemann Vogel - Pool/Getty Images)
Borussia Dortmund tak punya urgensi untuk menjual pemain. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Borussia Dortmund menegaskan tidak akan melepaskan pemain-pemain bintangnya dengan mudah. Sebab mereka tak punya tekanan untuk menjual pemain.

Sejumlah pemain Borussia Dortmund kabarnya diminati klub-klub top. Dua nama paling ramai disebut-sebut adalah Erling Haaland dan Jadon Sancho.

Pandemi COVID-19 diyakini meningkatkan peluang klub-klub peminat untuk merekrut mereka dari Dortmund. Sebab seperti diketahui, klub-klub top kehilangan sebagian pendapatan sementara biaya operasional begitu besar.

CEO Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke memastikan klubnya saat ini baik-baik saja secara finansial. Sebab mereka memasuki periode pandemi dengan posisi bebas utang, sehingga kini dalam status relatif aman.

Alhasil, tak ada urgensi untuk menjual pemain, entah Erling Haaland maupun Jadon Sancho, demi membantu keuangan klub.

"Ketika COVID-19 melanda, kami tak punya utang, tak satu euro pun. Oleh karena itu, ini situasi yang nyaman. Kami tak harus menjual pemain. Itu penting," ungkapnya dikutip BBC.

"Klub-klub kaya di dunia, mereka harus tahu ketika mereka menginginkan pemain dari Borussia Dortmund, ada dua kemungkinan. Pertama adalah saya bilang mereka tidak punya peluang untuk mendapatkannya."

"Di lain kesempatan, saya akan bilang ke mereka 'harganya segini'. Lalu mereka harus tahu bahwa itulah harganya, bukan harga yang lainnya. Kami sangat jelas, sangat jujur," kata Watzke.

(raw/krs)