Utang Klub-Klub Jerman Berkurang Sedikit
Rabu, 15 Mar 2006 01:00 WIB
Jakarta - Krisis keuangan belum berlalu dari klub-klub profesional Jerman. Meskipun masih menumpuk, namun utang mereka musim lalu sedikit berkurang dibanding musim sebelumnya.Dalam laporan terakhir otoritas Liga Jerman (DFL), Selasa (14/3/2006), musim lalu (2004-2005) total utang 36 klub dari dua divisi teratas tercatat 716,7 juta euro atau lebih dari Rp 7 triliun. Angka tersebut turun perhitungan musim 2003-2004 yang mencapai 770,7 juta euro (Rp 8,4 triliun).Penurunan tersebut berasal dari sumbangan kenaikan income dari penjualan tiket sebesar 19,1 persen, yang secara keseluruhan mendatangkan pemasukan 1,52 miliar euro (Rp 16,6 triliun).Sejumlah kebijakan berhemat telah dilakukan klub-klub yang mengalami krisis finansial tersebut seperti menjual pemain-pemain bintangnya dan menurunkan standar gaji para pemainnya.Efek dari pemangkasan gaji tersebut adalah pengeluaran klub dari pos ini "tinggal" 38,3 persen, sedangkan di musim sebelumnya bisa mencapai 45,2 persen.Sepakbola sebenarnya salah satu brand yang paling diminati warga Jerman dengan tingkat kesadaran 98 persen. Sekitar 34 juta penduduk negara tersebut tertarik pada Bundesliga, yang 52 persen di antaranya adalah warga berusia 14 tahun ke atas. (a2s/)











































