Wolfsburg Dicoret dari Piala Jerman akibat Kebanyakan Ganti Pemain

ADVERTISEMENT

Wolfsburg Dicoret dari Piala Jerman akibat Kebanyakan Ganti Pemain

Kris Fathoni W - Sepakbola
Selasa, 17 Agu 2021 12:23 WIB
MUENSTER, GERMANY - AUGUST 08: Head coach Mark van Bommel of Wolfsburg (R) changes player Admir Mehmedi (2nd L) and Sebastiaan Bornauw (L) during the DFB Cup first round match between Preußen Münster and VfL Wolfsburg at Preussen Stadion on August 08, 2021 in Muenster, Germany. (Photo by Christof Koepsel/Getty Images)
Pelatih Mark van Bommel dalam salah satu pergantian pemain Wolfsburg lawan Preussen Munster. Foto: Getty Images/Christof Koepsel
Jakarta -

Kisah tak biasa hadir di Piala Jerman, melibatkan klub ternama Wolfsburg. Partisipasi Wolfbursg dicoret dari ajang itu lantaran kebanyakan ganti pemain.

Wolfsburg, yang jadi perempatfinalis Piala Jerman musim lalu, harus gigit jari sudah masuk kotak di babak pertama pada musim ini. Hal itu imbas keputusan dari Federasi Sepakbola Jerman.

Sejatinya, Wolfsburg meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Preussen Munster yang jadi lawannya di babak pertama Piala Jerman 2021/2022. Tapi bukan cuma kemenangan itu dianulir, Wolfsburg pun kena coret.

Federasi Sepakbola Jerman memutuskan bahwa pertandingan Piala Jerman yang berlangsung pada 8 Agustus itu jadi milik Preussen Munster dengan skor 2-0. Dengan kata lain, klub divisi keempat Jerman itulah yang kini berhak maju ke babak berikutnya.

Seperti dilansir ESPN, keputusan itu lahir karena "Wolfsburg menurunkan enam pemain pengganti alih-alih lima yang diizinkan."

"Klub sendiri yang bertanggung jawab atas pergantian pemain itu. Salah satu tugas mendasar adalah mencari tahu opsi pergantian pemain dan bertindak sesuai aturan," kata Stephan Oberholz, deputy chairman dari komisi terkait.

"Wolfsburg sudah melanggar tugas ini, dan lalai dan sudah membuat kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari dengan melakukan pergantian pemain ilegal keenam."

Oberholz juga menegaskan bahwa Wolfsburg tidak bisa menimpakan kesalahan kepada wasit, yang memberi izin pergantian pemain, karena pihak klub sendiri lalai sehingga melakukan kesalahan mendasar.

Dalam laga Piala Jerman tersebut, Marc van Bommel selaku pelatih Wolfsburg melakukan tiga pergantian pemain di waktu normal. Tiga pergantian pemain lain dilakukan saat extra time. Itu adalah debutnya sebagai pelatih Wolfsburg.

Tim Schumacher, chief executive Wolfsburg, menyatakan pihaknya tidak terima dengan keputusan itu dan, "akan mengecek opsi-opsi legal secara saksama".

(krs/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT