ADVERTISEMENT

Mantan Bos Bayern: Mane dan De Ligt Bukan Pemain Kelas Dunia

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 02 Agu 2022 21:30 WIB
30 July 2022, Saxony, Leipzig: Soccer: DFL Supercup, RB Leipzig - FC Bayern Munich, Red Bull Arena. Munichs Sadio Mane gestures. Photo: Robert Michael/dpa (Photo by Robert Michael/picture alliance via Getty Images)
Dua pemain baru Bayern Munich Sadio Mane dan Matthijs de Ligt dianggap bukan pemain kelas dunia. (Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance)
Munich -

Mantan CEO Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge mengkritik rekrutmen Sadio Mane dan Matthijs de Ligt. Menurut dia, Mane dan De Ligt bukanlah pemain kelas dunia.

Perubahan besar terjadi di skuad Bayern pada musim panas ini. Die Roten melepas sederet pemain senior macam Robert Lewandowski, Niklas Sule, Corentin Tolisso.

Sebagai gantinya, Bayern mendatangkan beberapa pemain baru di antaranya Sadio Mane dari Liverpool dalam kesepakatan yang bisa mencapai 41 juta euro. Sedangkan di lini belakang De Ligt digaet dari Juventus dengan harga transfer yang berpotensi mencapai 77 juta euro.

Sebelum bergabung Bayern, Mane menjadi salah satu trio lini depan andalan Liverpool. Sebanyak 120 gol dibukukan Mane selama enam musim untuk membantu the Reds memenangi Premier League, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Champions. Selain itu Mane juga didapuk sebagai pemain terbaik Afrika dua kali.

"Kenapa sih Hasan Salihamidzic dkk dipuji atas pemain-pemain musim panasnya? Terus terang, saya tidak bisa ikut memuji," kata Rummenigge kepada Sportbuzzer."Dengan seluruh respek untuk Sadio dan Matthijs de Ligt - mereka bukan pemain-pemain kelas dunia bagi saya."

"Tentu saja, Mane akan sukses di Bundesliga dan mencetak gol-golnya tapi di usia 30 tahun, saya tidak melihat dia ada di level tertinggi. Karena jika sebaliknya maka Juergen Klopp mestinya akan berjuang lebih keras untuk mempertahankan si striker di Liverpool."

Sementara itu Matthijs de Ligt tidak menjalani karier yang spektakuler saat masih berkostum Juventus, sekalipun memenangi satu titel Liga Italia dan Coppa Italia. De Ligt banyak dianggap tidak cocok dengan gaya bermain Bianconeri.

"Saya bahkan lebih ragu lagi tentang De Ligt. Sudah pasti, dia baru berusia 22 tahun. Tapi dalam tiga musim terakhir di Juventus adalah waktu yang sia-sia buat dia," sambung legenda sepakbola Jerman dan Bayern ini.

"Dia seharusnya bisa berkembang lebih jauh setelah start bagus di Ajax. Saya kira terlalu berani untuk menyebut dia sebagai pemimpin lini pertahanan Bayern. Mestinya Niklas Sule dipertahankan saja," sengat Rummenigge.



Simak Video "DFB Pokal, Bayern Munich Kalah dari Tim Divisi 2"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT