Rasis, Klub Jerman Dihukum

Rasis, Klub Jerman Dihukum

- Sepakbola
Sabtu, 14 Okt 2006 11:20 WIB
Rasis, Klub Jerman Dihukum
Berlin - Kritikan atas maraknya kasus rasisme di sepakbola Jerman mulai mendapat reaksi. Sebuah klub lokal Berlin mendapatkan hukuman karena fans dan pemainnya menghina lawannya dengan perkataan rasis. Bukan sanksi denda yang diterima oleh VSG Altglienicke. Dilansir Yahoo Sport, Sabtu (14/10/2006), Berliner Fussball-Verband (BFV) memberi hukuman berupa seminar melawan rasisme yang harus diikuti oleh para pemain dan pelatih Altglienicke. Ihwal hukuman yang harus diterima klub yang terletak di Berlin Timur itu adalah pertandingan antar distrik antara Altglienicke vs TuS Makkabi. Menit ke-78, para pemain Makkabi mogok karena mereka tidak tahan dengan teriakan rasis yang dilontarkan oleh para fans lawan dan beberapa pemain Altglienicke. Kekesalan Makkabi memuncak setelah ofisial pertandingan tidak berbuat apapun untuk menghentikannya. Malah wasit yang memimpin pertandingan, Klaus Bruening, mengaku tak mendengar teriakan-teriakan rasis para pendukung lawan dan beberapa pemain. Diungkapkan oleh juru bicara Asosiasi Sepakbola Berlin (BFV), mereka juga berencana mengulang pertandingan Altglienicke vs TuS Maccabi setelah lima pengadilan olahraga yang menjadi anggotanya mengeluarkan keputusan untuk mengulang pertandingan di tempat netral. Sebagai tambahan, Altglienicke juga harus menggelar pertandingan tanpa penonton sebanyak dua partai. Sementara soal seminar anti-rasis yang diwajibkan dihadiri oleh para pemain dan pelatih juga bukan hukuman sembarangan. Pasalnya jika ada yang mangkir, maka mereka dilarang mengikuti pertandingan manapun yang digelar di Berlin.Meski kasusnya tergolong kecil, namun Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) kabarnya mengikuti kasus itu dengan cermat. Pasalnya beberapa waktu terakhir pihaknya tengah mendapatkan sorotan pers, menyusul beberapa kasus rasisme di seluruh Jerman, yang terakhir dialami oleh pemain Jerman asal Ghana, Gerald Asamoah. (mel/mel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads