Hilangnya Gelora di Allianz Arena

Hilangnya Gelora di Allianz Arena

- Sepakbola
Jumat, 16 Nov 2007 10:25 WIB
Hilangnya Gelora di Allianz Arena
Munich - Pasti ada alasan kalau suasana Allianz Arena terasa kurang bergelora saat Bayern Munich bertanding. Tapi menyalahkan fans sendiri jelas bukan keputusan yang bijak.Adalah fans Bayern sendiri yang merasakan kurang semaraknya Allianz Arena saat menjalani laga kandang. Mereka malah menganggap atmosfer stadion lebih hidup saat dipakai bertanding oleh klub divisi dua, 1860 Munich -- kedua klub berbagi stadion sejak tahun 2005.Protes pada pihak klub pun dilontarkan fans dengan mengatakan kalau "dinginnya" Allianz Arena terjadi karena kebijakan klub yang mempersulit pembelian tiket. Tamu VIP yang kerap memenuhi tribun eksekutif juga dikritik karena dianggap tidak memberikan kontrubusi dalam menyemarakkan stadion.Sayangnya kritikan yang datang justru ditanggapi dengan kurang bijak oleh Uli Hoeness. Manajer Umum Bayern itu malah marah-marah pada fansnya dengan menyebut pengkritik sebagai sampah dan disuruh mencari klub lain untuk didukung."Kalianlah yang seharusnya bertanggung jawab menciptakan atmosfer di stadion. Berhentilah mengatakan kalau 1860 lebih baik... Mereka sebenarnya bangkrut dan kitalah yang menghidupi mereka. (Kritikan ini) adalah sampah dan Anda lebih baik mencari klub baru," seru Hoeness awal pekan ini.Mungkin sudah banyak protes yang datang ke Bayern akibat komentar kontroversial Hoeness. Meski agak terlambat, dan enggan pula meminta maaf, namun dia mengakui kalau pernyataan tersebut dikeluarkannya dalam keadaan emosi."Saya masih berpikir saya benar, tapi seharusnya saya tidak melakukannya dengan cara seperti itu. Saya berani mengatakan kalau saya selalu siap berargumen dengan fans dan mencari tahu keinginan mereka. Tapi apa yang terjadi tidaklah berdasar," ungkap Hoeness dalam wawancaranya dengan Bild seperti diberitakan Yahoosport.Tapi tetap saja mantan striker Bayern itu melontarkan kritikan pada sekelompok fans yang dianggapnya terlalu banyak menuntut. "Mereka selalu orang-orang yang sama, yang selalu mengkritik, menginginkan segalanya dan tidak memberikan apa-apa," tutup Hoeness. (din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads