Peristiwa itu terjadi di stadion Schucho Arena, pada Senin (3/12/2007) dinihari WIB. Saat itu Arminia tengah meladeni Bayern dalam laga Bundesliga pekan ke-15.
Dari awal pertandingan Ribery terus diteriaki pendukung tuan rumah. Ia membuat pembalasan sangat bagus dengan mencetak gol di menit ke-22, yang merupakan gol semata wayang di pertandingan, dan Ribery merayakannya dengan menaruh jari telunjuknya di mulut. Sebuah tanda agar fans Arminia diam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saran bijak datang dari rekan setim Ribery, Miroslav Klose. "Saya segera berkata kepada Ribery untuk mengacuhkan teriakan fans segera setelah gol itu," ungkap penyerang yang juga sering diteriaki oleh pendukung mantan klubnya, Werder Bremen.
Kubu Bayern pun mengaku tidak mempermasalahkan selebrasi Ribery. "Ribery dapat melakukan apapun yang dia mau setelah mencetak gol. Semuanya dibenarkan," tandas pelatih Ottmar Hitzfeld kalem.Β (arp/a2s)











































