Dominasi Munich Bikin Cemas Jerman

Dominasi Munich Bikin Cemas Jerman

- Sepakbola
Selasa, 13 Mei 2008 12:32 WIB
Dominasi Munich Bikin Cemas Jerman
Munich - Dengan menjuarai Bundesliga musim ini, Bayern Munich makin kuat menancapkan kuku dominasinya di tanah Jerman. Bagi klub-klub lain, dominasi ini ternyata membawa kekhawatiran.

Selain gelar juara Bundesliga, Munich juga sukses menyabet Piala Jerman. Gelar ganda ini adalah yang keempat diraih oleh FC Hollywood dalam enam tahun terakhir. Sebelumnya, Munich menyabet dua gelar pada tahun 2003, 2005 dan 2006.

Kondisi ini membuat khawatir klub-klub Bundesliga lainnya. Persoalannya, apalagi kalau bukan kekuatan finansial Munich yang sulit ditandingi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di awal musim ini, Munich menggelontorkan dana 69 juta euro (sekitar Rp 991 miliar) untuk membeli sejumlah bintang seperti Luca Toni, Franck Ribery dan Miroslav Klose. Sebuah jumlah yang tidak bisa dikeluarkan oleh klub pesaing.

"Ada bahaya yang besar jika Munich memenangi tiga atau empat gelar dalam lima tahun ke depan," ungkap Direktur Olahraga Bayer Leverkusen Rudi Voeller seperti dikutip AFP.

Lain lagi pendapat pelatih Wolfsburg, Felix Magath. Mantan peracik strategi Munich itu menyebut level Munich setara dengan Real Madrid, AC Milan atau Arsenal.

Dengan berkumpulnya pemain-pemain kelas wahid di Allianz Arena, Munich juga makin sulit ditundukkan. Musim ini, hanya Vfb Stuttgart dan Energie Cottbus yang sanggup menekuk Oliver Kahn dkk.

"Beberapa klub sanggup mengalahkan Munich musim ini. Tapi di musim-musim depan, hal itu akan makin sulit dilakukan karena Munich akan semakin mapan," kata pelatih Stuttgart Armin Veh.

Suara sedikit optimistis muncul dari Schalke 04, tim yang kini bercokol di peringkat tiga. "Mereka jelas yang terbaik musim ini. Tapi itu tak berarti bahwa Munich bisa memenangi Bundesliga setiap tahun," ujar manajer Schalke Andreas Muller.

"Klub-klub seperti Werder Bremen, Stuttgart dan kami sendiri selalu berpeluang untuk menandingi mereka dalam perjalanan satu musim," tegas Muller.

(arp/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads