Hitzfeld meninggalkan Munich dengan jejak emas. Gelar ganda di Bundesliga dan Piala Jerman menjadi warisan terakhir der trainer sebelum dirinya hijrah untuk membesut timnas Swiss.
Kiprah Hitzfeld ini pastinya akan mendapat tempat istimewa bagi para pemain dan fans Munich. Tapi barangkali Sagnol harus dikecualikan dari mereka yang berterimakasih kepada Hitzfeld.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terbuka, Sagnol pernah mengungkapkan ketidaksukaannya dengan pilihan Hitzfeld. Hasilnya, pemain yang musim ini merumput sebanyak 14 kali ini malah sempat diparkir alias tidak dimainkan.
"Sekarang, semuanya sudah berakhir. Dia (Hitzfeld) sudah pergi. Setelah menangani klub besar, kini dia menangani sebuah skuad yang hebat," ujar Sagnol dengan nada sinis seperti dikutip Goal.
Sagnol tentu sedang menyindir. Swiss bukanlah sebuah tim yang dipandang sebagai tim kuat di Eropa. Bila bersama Munich Hitzfeld bergelimang gelar, hal yang sama pastinya akan sulit ia alami bareng Swiss.
"Semuanya baik-baik saja dengan Munich," pungkas Sagnol yang tengah menjalani pemusatan latihan bersama timnas Prancis di Tignes.
(arp/roz)











































