Podolski diboyong ke Allianz ArenA pada musim panas 2006. Di tangan Felix Magath ataupun Ottmar Hitzfeld, pemain berusia 23 tahun itupun belum bisa merengguk posisi reguler.
Alhasil, selama dua musim berada bersama Munich Podolski pun hanya mengemas sembilan gol di Bundesliga. Bukan jumlah yang memuaskan buat seorang penyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klinsmann sendiri tak menutupi keinginannya bisa bekerjasama lagi dengan Podolski. Jauh-jauh hari sebelum resmi jadi pelatih Munich, dia sudah meminta agar "Die Roten" tidak melepas pemain bersangkutan.
"Saya banyak membantunya saat menangani timnas dan saya mengenalnya dengan baik, sebagai olahragawan dan juga kepribadiannya. Saya tahu bagaimana menanganinya dan saya pikir kami bisa mendapatkan sesuatu yang luar biasa darinya di masa depan," ujar Klinsmann kepada situs resmi Munich yang dikutip Sporting Life.
Proteksi dan jaminan Klinsmann memang cukup penting mengingat Podolski sendiri sudah mulai menyuarakan ketidakbetahan karena minimnya kesempatan. "Saya akan bersusah payah untuk memastikan Lukas merasa bahagia di Bayern," lanjut Klinsmann lagi.
Klinsmann juga bersiap membuat Podolski jadi penyerang mematikan di Bundesliga dengan cara memosisikannya sebagai penyerang tengah, bukan peran pemain sayap yang dilakoninya di timnas Jerman saat ini.
"Saya tak menganggap Lukas adalah pemain yang beroperasi di sisi luar, tapi sebagai penyerang tengah, mungin jadi target, tapi yang pasti di tengah. Dia mencetak banyak gol di dalam dan sekitar kotak (area gawang), bukan dari sayap kiri. Saya bertekad membawanya ke tingkat selanjutnya," tandas Klinsmann.
(krs/key)











































