DetikSepakbola
Kamis 13 April 2017, 00:20 WIB

Kegalauan Sempat Bikin Morata Terpuruk

Randy Prasatya - detikSport
Kegalauan Sempat Bikin Morata Terpuruk Foto: Getty Images/Valerio Pennicino
Madrid - Setiap orang pernah mengalami masa-masa galaunya masing-masing, begitu juga Alvaro Morata. Karena galau, Morata sempat terpuruk semasa di Juventus.

"Orang-orang berpikir kami adalah mesin, mereka tak menyadari bahwa di balik sebuah laju buruk hampir selalu ada masalah pribadi, sejumlah isu keluarga. Anda punya perasaan, Anda melakukan kesalahan, Anda adalah manusia biasa," kata Morata dikutip Guardian.

"Saat itu saya sedikit tersesat. Bukan cuma soal gol-gol, saya ketika itu ribut dengan orang-orang yang penting dalam hidup saya, tidak menghiraukan hal-hal yang sesungguhnya penting," imbuhnya.

Morata mengisahkan salah satu titik terburuk dalam kariernya, di masa ketika dia masih berseragam Juventus. Penyerang internasional Spanyol itu gabung Juve di awal musim 2014/2015 dari Real Madrid, baru 20 tahun usianya kala itu. Musim ini dia sudah mencetak 16 gol dan empat assist, dari 35 penampilan meski menit bermainnya terbilang minim yakni total 1.503 menit. Itu setara dengan 16 pertandingan penuh.

Musim pertamanya berjalan cukup menyenangkan. Morata meraih dua gelar domestik, Serie A dan Coppa Italia, juga menyita perhatian lewat golnya di dua laga semifinal Liga Champions musim itu, diikuti gol lainnya di final. Hanya saja Morata dan Juve harus puas dengan posisi runner-up, usai kalah dari Barcelona.

Di musim keduanya, Morata kesulitan. 115 hari sempat dilaluinya tanpa mencetak gol. Ada sorotan besar mengarah padanya waktu itu, tapi persoalan lebih besar terjadi di luar lapangan.

Ada berbagai hal yang membuatnya pikirannya berkecamuk ketika itu. Pergi merantau di usia yang muda, bertarung mendapatkan tempat di Juve, lalu klausul pemulangan yang dimiliki Madrid, yang Morata bahkan tak punya kendali apapun. Semuanya terakumulasi. Termasuk persoalan lain, jauh di dalam kehidupan pribadinya.

Suasana hatinya kacau dan itu yang membuat permainannya amburadul. Hal itu terlihat betul dan disadari oleh staf pelatih, juga kapten Juve Gianluigi Buffon.

"Saya baru saja selesai latihan suatu hari. Sesi itu sudah berlangsung buruk, amat buruk, salah satu yang terburuk di hidup saya. Saya bahkan tidak bisa mengontrol bola," kata Morata.

"Dokter fisioterapi bertanya apa yang salah dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya sedih. Saya menangis. Saya ada di meja perawatan saat itu dan Gigi Buffon ada di sebelah saya," sambungnya.

"Setelah itu dia (Buffon) menarik saya keluar, sendirian, dan mengatakan bahwa jika saya ingin menangis, lakukan saja di rumah. Dia mengatakan bahwa orang-orang yang mengharapkan saya terpuruk akan senang melihat itu, dan orang-orang yang ingin saya baik-baik saja akan sedih melihatnya," ungkap Morata.

Sejak momen itu, Morata kemudian perlahan bangkit, terutama setelah bertemu sang kekasih barunya dari Venesia, Alice Campello. Campello belakangan dilamar Morata pada Desember 2016 lalu di sebuah pertunjukan sulap dan sudah merencanakan pernikahan.

"Saya beruntung, saya bertemu Alice dan hidup saya berubah. Kami akan menikah. Terima kasih untuknya, saya tak pernah tahu apa yang mungkin sudah terjadi kalau dia tidak muncul, dan juga berkat saya sendiri," kata Morata.

"Saya kembali ke trek, merasa penting, mencetak gol-gol. Sekarang saya sudah lebih siap untuk bermain di level tertinggi. Seiring hari berjalan, saya lebih merasakannya," tandasnya.

Morata sendiri pulang ke Madrid sejak akhir musim 2015/2016, setelah Los Blancos mengaktifkan klausul buy-back.
(raw/mfi)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Start Impresif, MU Tak Over Pede

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 07:52 WIB Manchester United sedang menikmati start kuat di Premier League. Gelandang MU Juan Mata memastikan timnya tak merasa jemawa, karena ini baru awal musim.
  • Tim Premier League Pekan Ini

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 07:12 WIB Liga Inggris sudah mementaskan pekan kedua. Berikut ini adalah starting XI pemain-pemain yang menonjol bersama klubnya.
  • Guardiola Tak Mau Komentari Kartu Merah Walker

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 06:38 WIB Bek Manchester City, Kyle Walker, diganjar kartu merah pada laga melawan Everton. Terkait kartu merah ini, manajer City Pep Guardiola tak mau berkomentar.
  • 'City Bermain Lebih Bagus di Babak Kedua'

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 05:17 WIB Manchester Ciry menuai hasil imbang saat melawan Everton. The Citizens dinilai bermain lebih bagus pada babak kedua saat menjamu The Toffees.
  • Everton Batu Sandungan Guardiola

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 05:00 WIB Tampil di depan publik sendiri, Manchester City dipaksa seri 1-1 melawan Everton. Manajer City Josep Guardiola pun mesti meneruskan rasa penasarannya.
  • Rooney Cetak Gol ke-200-nya di Premier League

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 04:50 WIB Ada pencapaian spesial yang dicatat Wayne Rooney setelah mencetak satu gol ke gawang Man City. Gol tersebut adalah gol ke-200 Rooney di arena Premier League.
  • Sterling Selamatkan City dari Kekalahan

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 04:02 WIB Manchester City harus berterima kasih kepada Raheem Sterling. Gol Sterling ke gawang Everton menyelamatkan City dari kekalahan dan membuat laga berakhir 1-1.
  • Roma Pinjamkan Iturbe ke Klub Meksiko

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 03:38 WIB Tenaga Juan Iturbe kembali tak terpakai di AS Roma pada musim ini. Roma meminjamkan pemain sayap berusia 24 tahun itu ke klub Meksiko, Club Tijuana.
  • Marchisio Tolak Rumor Milan

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 02:59 WIB Belakangan muncul rumor yang mengaitkan gelandang Juventus Claudio Marchisio dengan AC Milan. Ayah sekaligus agennya Stefano Marchisio menolaknya mentah-mentah.
  • SEA Games 2017

    Lawan Vietnam, Indonesia Akan Maksimalkan Sayap

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 01:04 WIB Akan ada perubahan formasi timnas Indonesia pada laga melawan Vietnam di SEA Games 2017. Indonesia juga diinstruksikan untuk memaksimalkan sektor sayap.
  • Ditaklukkan Mitra Kukar 2-3, Persela: Kami Lengah

    Sepakbola | Selasa 22 Agustus 2017, 00:49 WIB Persela Lamongan ditaklukkan oleh Mitra Kukar dengan skor akhir 2-3 di lanjutan Liga 1. Kelengahan disebut menjadi penyebab kekalahan Laskar Joko Tingkir.
  • Inter Kirim Kondogbia ke Valencia

    Sepakbola | Senin 21 Agustus 2017, 23:59 WIB Inter Milan resmi meminjamkan gelandang Geoffrey Kondogbia ke Valencia selama musim 2017-18. Dalam kesepakatannya, Valencia punya opsi untuk membeli si pemain.
  • Tinggalkan City, Samir Nasri Gabung Klub Turki

    Sepakbola | Senin 21 Agustus 2017, 23:08 WIB Manchester City resmi melepas gelandang Prancis Samir Nasri. Nasri telah bergabung dengan klub Turki Antalyaspor dengan kontrak selama dua tahun.
  • SEA Games 2017

    Absen Lawan Vietnam, Evan Dimas Ikut Beri Masukan

    Sepakbola | Senin 21 Agustus 2017, 18:13 WIB Evan Dimas absen saat timnas Indonesia saat menghadapi Vietnam. Tapi ia masih berusaha berkontribusi dengan memberi masukan karena cukup mengenal tim lawan.
  • SEA Games 2017

    Hargianto Siap Main Lawan Vietnam

    Sepakbola | Senin 21 Agustus 2017, 18:03 WIB Cedera gelandang timnas Indonesia Muhammad Hargianto tampaknya sudah membaik. Ia dinyatakan sudah siap kembali bermain saat Skuat Garuda menghadapi Vietnam.
  • Jelang Liga Inggris

    Karena Rooney adalah Ancaman untuk City

    Sepakbola | Senin 21 Agustus 2017, 16:57 WIB Meski diunggulkan menang, Manchester City tetap harus mewaspadai satu sosok berbahaya untuk mereka di Everton saat ini. Dia adalah Wayne Rooney.
  • Diego Costa: SMS Conte? Sebuah Momen Gila

    Sepakbola | Senin 21 Agustus 2017, 16:22 WIB Sekali lagi Diego Costa bicara mengenai SMS dari manajernya di Chelsea, Antonio Conte. Ia menyebut pesan singkat itu sebagai sebuah momen gila.