Kemenangan yang diraih di Santiago Bernabeu, Kamis (25/9/2008) dinihari WIB, ini membuat Los Blancos melanjutkan tren kemenangan mereka dalam tiga partai terakhir di La Liga. Sebelumnya, akhir pekan lalu, mereka sukses menundukkan Racing Santander 2-0. Kini Madrid bercokol di peringkat dua, di bawah Villarreal, dengan nilai sembilan.
Laga ini juga diwarnai dengan hat-trick Van der Vaart. Gelandang yang diboyong dari Hamburg di awal musim ini mencetak golnya di menit 18, 33, dan 47.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya Pertandingan
Real Madrid membuka keran gol mereka ketika pertandingan berjalan 18 menit. Berawal dari sebuah operan Raul Gonzalez, Rafael Van der Vaart kemudian dengan tenang menyelesaikannya menjadi sebuah gol. Madrid unggul 1-0.
Van der Vaart kembali membuat pendukung Madrid di Santiago Bernabeu bersorak di menit 32. Melalui sebiah sentuhan, ia berhasil memperdaya kiper Gijon, Sanchez Sergio, dan membuat Madrid unggul 2-0. Gol tersebut tercipta berkat assist matang dari Gonzalo Higuain.
Tak perlu menunggu waktu lama hingga Los Blancos menciptakan gol ketiganya, cukup dua menit. Pemain asal Belanda lainnya, Arjen Robben, kali ini ambil bagian sebagai pemberi umpan. Sementara sang penyelesainya adalah Higuain yang memaksa Sergio memungut bola dari jalanya untuk ketiga kali.
Pada babak kedua, Madrid kian meningkatkan tempo permainannya. Baru dua menit babak kedua berjalan, tepatnya menit 47, mereka sudah bisa mencetak gol lagi. Kerjasama apik antara Robben dan Raul kemudian disempurnakan oleh Van der Vaart yang dengan ini mengklaim hat-trick. 4-0 Madrid memimpin.
Unggul empat gol tak membuat pasukan Bernd Schuster mengendurkan tempo permainan. Sebaliknya, Gijon harus menerima kenyataan pahit bahwa gawang mereka harus bobol untuk kelima kalinya di menit 49. Kali Robben yang menjadi pencetak golnya setelah menerima operan matang dari Higuain.
Gijon pun tampak semakin sulit untuk memenangi laga ini. Namun, kalaupun harus kalah pada akhirnya, mereka tetap berusaha memberikan sebuah sentilan kecil, yakni sebuah gol. Dan mereka pun berhasil melakukannya di menit 53 melalui sebuah tendangan Kike Mateo yang tak mampu diselamatkan Casillas. Skor berubah menjadi 5-1.
Sial bagi Gijon, Madrid belum mau menghentikan parade golnya. Berawal dari sebuah umpan Robben di menit 58, bola kemudian sempat dihalau Sergio. Namun, malah membentur tiang gawangnya sendiri. Bola muntah itu kemudian langsung disambar Raul yang lantas mengubah kedudukan menjadi 6-1.
Raul akhirnya menutup pesta gol Madrid di menit 64. Sebuah tendangan lob-nya sukses memperdayai Sergio untuk ketujuh kalinya dan membuat Gijon harus pulang dengan kekalahan telak 1-7.
Susunan Pemain:
Real Madrid: Iker Casillas, Pepe, Miguel Torres, Fabio Cannavaro, Marcelo, Mahamadou Diarra (Javi Garcia 54), Ruben De la Red, Rafael Van der Vaart, Gonzalo Higuain (Javier Saviola 62), Raul Gonzalez, Arjen Robben (Royston Drenthe 68).
Sporting Gijon: Sanchez Sergio, Ivan Soto, Roberto Canella, Raul Miguel Camara (Diego Castro 45), Jurgen Colin, Diego Camacho, Michel, Kike Mateo, Pedro Garcia (Luis Moran 57), Francisco Maldonado (Neru 45), David Barral.
(roz/din)











































