Dengan materi pemain yang dimiliki plus status sebagai salah satu kandidat juara, pertemuan Barca dengan Atletico selayaknya berjalan seru dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Namun laga di Nou Camp, Minggu (5/20/2008) malah berlangsung satu arah dengan tuan rumah tampil mendominasi.
Total enam gol yang dilesakkan skuad besutan Pep Guardiola dalam pertandingan tersebut, dengan lima di antaranya datang di 45 menit pertama sementara pada delapan menit awal tuan rumah sudah unggul 3-0. Sementara tim tamu hanya mampu membalas sekali yang membuat pertandingan berakhir dengan skor 6-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya Pertandingan
Gol pertama Barca tercipta saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Rafael Marquez mencatatkan namanya di papan skor saat tandukannya meneruskan umpan tendangan sudut dari sisi kanan pertahanan tim tamu tak kuasa dihalau Gregory Coupet.
Pertandingan yang semula diyakini bakal berjalan sengit justru menjadi kurang menggigit. Apalagi tuan rumah kemudian mendapat hadiah penalti dari wasit menyusul pelanggaran yang dilakukan terhadap Messi, meski dalam tayangan ulang benturan yang terjadi tak cukup keras untuk bisa berbuntut hukuman penalti. Samuel Etoβo yang maju sebagai eksekutor dengan mudah mengubah skor menjadi 2-0.
Gemuruh serta sorak sorai fans Barca kembali terdengar nyaring diseluruh penjuru stadion saat gol ketiga tercipta di menit delapan. Gol ini juga sedikit berbau kontroversi lantaran Messi mengeksekusi tendangan bebas sebelum wasit membunyikan peluit, sementara pemain belakang Atletico masih sibuk dengan upaya membangun pagar hidup.Β Saat bola masuk ke gawang Coupet terlihat belum siap dan masih mengatur rekan-rekannya.
Tertinggal tiga gol tak lantas membuat Atletico pantah arang. Di menit 13 Maxi Rodriques memperkecil ketertinggalan timnya melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.
Namun saat tim tamu sepertinya akan menjalani kebangkitan kembali, Barca justru menambah jumlah golnya lagi-lagi atas nama Samuel Etoβo.
Gol keempat ini tercipta berkat kreasi Xavi yang melepaskan umpan terukur pada sang striker. Setelah memenangi duel dengan dua bek lawan, Etoβo juga sempat memperdaya kiper Coupet sebelum dengan dingin melesakkan bola ke dalam gawang.
Gol penutup Barca di babak pertama ini datang dari kerja keras Andres Iniesta yang meliuk-liuk di tengah kawalan bek lawan dan melepaskan tendangan yang cuma membentur tiang gawang. Namun bola yang mental ke tengah kotak penalti langsung disambar Eidur Gudjohnsen untuk mengubah kedudukan menjadi 5-1.
Dalam keunggulan 5-1 Barca sama sekali tak mengurangi tekanannya. Sejumlah peluang lain berhasil diciptakan yang salah satunya lewat tendangan Iniesta yang membentur tiang gawang dan gagal di-rebound oleh Messi yang berdiri dalam posisi bebas.
Messi sendiri tampil sangat gemilang dalam laga tersebut. Sebuah aksi solo run-nya di penghujung paruh pertama juga nyaris menambah jumlah gol tuan rumah. Namun kerja kerasnya melewati beberapa pemain lawan plus upaya mencungkil bola saat tinggal berhadapan dengan Coupet tak menghasilkan apa-apa, bola yang dicungkilnya melenceng tipis ke sisi kanan gawang Atletico.
Kalau Messi begitu dominan di kubu Barcelona, tidak demikian dengan Kun Aguero. Bintang muda Atletico yang disebut-sebut akan menjalani duel dahsyat dengan Messi itu seperti mati kutu dan tak bisa berbuat apa-apa untuk timnya.
Memasuki babak kedua tak banyak perubahan terjadi. Barca tetap tampil menyerang, sementara Atletico masih kesulitan mengembangkan permainan sekaligus melepaskan diri dari tekanan lawan.
Satu-satunya gol yang lahir di paruh kedua ini datang di menit 73 melalui Thierry Henry. Prosesi lahirnya gol ini tercipta dengan cantik yang diawali Henry dengan melepas umpan pada Bojan Krkic dan diteruskan oleh striker muda itu pada Xavi. Tendangan first time Henry setelah kembali menerima umpan dari Xavi kembali merobek jala Atletico untuk kali keenam.
Susunan Pemain
Barcelona: Valdes, Puyol, Pique, MΓ‘rquez, Abidal, Busquets, Xavi (`73 Keita), Gudjohnsen, Messi (`69 Bojan), Iniesta, Eto'o (`59 Henry)
Atletico Madrid: Coupet, Perea, Ujfalusi, Heitinga, LΓ³pez, Maxi RodrΓguez (`20 De Las Cuevas), Assuncao, RaΓΊl GarcΓa, Luis GarcΓa (`45 Pernia), Sinama-Pongolle, AgΓΌero (`57 Banega)
(din/ian)











































