Tak genap semenit pertandingan, Senin (27/10/2008) dinihari WIB, berlangsung Atletico sudah unggul. Tendangan keras Simao membentur mistar gawang bagian dalam dan tak kuasa dihalau Diego Lopez.
Atletico menggandakan keunggulannya 21 menit kemudian. Diego Forlan menyelesaikan umpan silang Simao yang sudah melewati Javi Venta dari sayap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak injury time, Villarreal sempat menggetarkan gawang Atletico. Namun, wasit menganulir karena bola saat itu dinilai sudah meninggalkan lapangan sebelum gol terjadi.
Babak kedua menjadi ajang comebak Villarreal. Ketidaksigapan Leo Franco mengantisipasi tendangan keras Marcos Senna di menit 48 membuat bola justru masuk ke dalam gawangnya sendiri.
Tiga menit berselang, tuan rumah menyamakan kedudukan lewat Joseba Llorente yang menuntaskan umpan terobosan setelah lolos dari jebakan offside.
Pada menit 59, Villarreal berbalik unggul. Dari tendangan bebas, bola dilayangkan ke arah tiang jauh dan Pires meneruskannya ke Gonzalo untuk bikin skor jadi 3-2. Giuseppe Rossi bahkan membuat kedudukan jadi 4-2 di menit 48 usai menerima umpan terobosan Santi Cazorla.
Pertandingan belumlah usai. Tujuh menit menjelang bubaran, Atletico memperkecil ketingalan lewat aksi Simao. Kedudukan lantas kembali imbang setelah tendangan bebas Simao ditanduk Raul Garcia di menit 86. Skor 4-4.
Hasil ini membuat Villarreal menempati posisi tiga klasemen sementara dengan nilai 18 walau masih berpeluang digeser Real Madrid yang sedang bertarung lawan Athletic Bilbao. Sementara Atletico de Madrid justru turun ke posisi 10.
Sebelumnya, Valencia kembali merengkuh posisi puncak klasemen berkat hasil imbang 1-1 lawan Recreativo Huelva. Valencia ketinggalan dulu lewat Javier Camunas di menit 47 sebelum gol penyama kedukan dibuat David Villa pada menit 62.
(krs/ian)











































