Ramos baru saja diangkat Los Blancos sebagai pengganti pelatih Bernd Schuster yang dipecat. Ia langsung memimpin latihan pada hari Rabu (10/12/2008) guna menghadapi partai Liga Champions kontra Zenit St Petersburg di malam harinya.
Meskipun Real telah dipastikan lolos ke babak berikutnya, namun Ramos tentu saja dituntut bisa menang di laga perdananya. Paling tidak kemenangan akan memunculkan kesan pertama yang baik bagi petinggi klub dan juga fans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lepas Liga Champions, tugas lebih berat menanti pelatih bernama lengkap Juan de la Cruz Ramos Cano ini. Laga melawan Barca dalam laga El Clasico akan menjadi pembuktian bagi mantan pembesut Sevilla itu.
Pertandingan antara dua musuh besar ini memang sarat gengsi. Kemenangan dipastikan membuat pelatih berusia 54 tahun ini bisa mendapatkan hati dari para Madridista yang dikenal sangat fanatik.
Persiapan Laga El Clasico sudah langsung mendapatkan perhatian wartawan saat Ramos ditunjuk sebagai pelatih baru. "Anda harus menghadapi setiap pertandingan dengan target untuk menang," jawab dia seperti dilansir Sky.
"Mereka salah satu klub besar di dunia. Barca bermain sepakbola sempurna dan sangat baik. Namun Real Madrid punya karakter dan prestisius menghadapi klub manapun dan di stadion manapun di dunia," tegas Ramos.
Real Madrid lebih banyak memenangi laga El Clasico yaitu 68 kali, sedangkanb Barca baru mengalahkan Madrid 58 kali. Sebanyak 30 pertemuan mereka yang lain berakhir imbang.
(key/a2s)
