Cedera Hilang, Kemenangan Datang

Cedera Hilang, Kemenangan Datang

- Sepakbola
Rabu, 24 Des 2008 05:02 WIB
Cedera Hilang, Kemenangan Datang
Madrid - Badai cedera menjadi masalah besar bagi Real Madrid musim ini. Tapi bagi Fabio Cannavaro, jika problem tersebut berlalu maka Los Blancos akan dapat mengatasi lawan-lawan mereka.

Para pemain Madrid memang terus bertumbangan. Ruud Van Nistelrooy, Mahammadou Diarra dan Ruben De La Red harus absen hingga akhir musim karena cedera parah. Sedangkan Pepe, Arjen Robben, Wesley Sneijder, Gabriel Heinze dan Miguel Torres harus bergantian masuk ruang perawatan.

Akibat tak kompletnya skuad, Madrid tak berhasil berprestasi maksimal. Peringkat lima dengan nilai 29, tertinggal 12 poin dari Barcelona yang ada di puncak, adalah posisi sementara skuad Juande Ramos itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa para pemain-pemain pilar di atas, Madrid memang tak berdaya. Maka, seorang Cannavaro pun sangat berharap mereka bisa secepatnya kembali agar Los Merengues segera bangkit dan kembali ke performa terbaiknya.

"Saya sangat ingin bisa menyembuhkan pemain yang cedera. Bila kami melakukannya, kami dapat mengalahkan siapapun. Dengan 10 pemain hilang seperti yang kami alami saat ini, kami dapat dikalahkan siapapun," ujar Cannavaro kepada La Gazzetta Dello Sport yang dilansir Soccernet.

Mantan pemain Juventus,Napoli dan Inter ini mengungkapkan bahwa ia bersama rekan timnya masih yakin dapat mempertahankan gelar yang telah mereka rebut selama dua musim beruntun. Walaupun begitu, Cannavaro mengakui bahwa hal itu sulit untuk terjadi.

"Saya tahu bahwa tidak ada satupun yang dapat membalikkan defisit 12 poin lalu menjadi juara La Liga, tapi tujuan kami adalah mengurangi (defisit poin) sebanyak mungkin kami bisa sebelum kami bertemu mereka(Barcelona). Lalu, setelah 'derby' itu, masih ada lima pekan yang tersisa, " sambungnya.

Di ajang lain, Madrid pun menemui tantangan yang tak kalah berat. Raul Gonzalez dkk akan bersua Liverpool di babak perdelapanfinal Liga Champions. Cannavaro mengakui bahwa peluang timnya berat karena calon lawannya tersebut sedang bagus-bagusnya.

"Empat tahun terakhir kami selalu tersingkir di 16 besar dan mereka (Liverpool) dua kali final dan semi-final. Media mengatakan bahwa mereka adalah favorit dan tidak mengapa bagiku," tutupnya.

(arp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads