Pekan pertama Liga Spanyol musim ini memang menghadirkan kejutan besar saat Madrid tumbang atas Deportivo La Coruna sementara Barca menelan hasil yang sama atas Numancia. Namun saat Barca mampu bangkit di pertandingan-pertandingan selanjutnya, Madrid terpaksa bergumul dengan penampilan yang tak meyakinkan plus badai cedera pemain.
Alhasil setelah separuh musim terlewati ada 12 poin yang menjadi jurang antara kedua kesebelasan, Barca di posisi teratas sementara Los Merengues terdampar di posisi lima.
Saat roda kompetisi kembali bergulir usai libur Natal dan Tahun Baru, satu target yang diusung Madrid tentu saja kembali ke persaingan gelar juara. Mengejar ketertinggalan atas El Barca diharapkan bisa dilakukan di separuh terakhir musim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan Klaas Jan Huntelaar dan Lassana Diarra adalah indikator keseriusan Madrid mengejar apa yang sudah mereka lewatkan di paruh pertama lalu. Jika dalam kondisi fisik yang baik, kedua pemain tersebut bisa dimainkan malam besok.
Tapi Madrid jelas bukannya tak punya tantangan. Start kedua mereka di La Liga Primera berpotensi menyulitkan karena langsung menghadapi Villarreal yang kini cuma berada satu anak tangga di bawahnya.
Apalagi The Yellow Submarine yang musim lalu merupakan penantang utama Madrid dan akhirnya duduk di posisi dua juga punya motivasi sama untuk bisa bangkit dan bertarung di papan atas. Kemenangan di Santiago Bernabeu akan menjadi obat mujarab buat menghapus catatan buruk di akhir musim saat hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir.
"Tujuan kami pergi ke Madrid adalah menang, dan sangat penting bagi kami untuk bisa bertahan di trek yang sama dengan tim-tim di atas,β sahut Giuseppe Rossi di Marca. Kami memulai tahun dengan pertandingan yang penuh motivasi buat seluruh pemain. Bermain di Bernabeu sangat sulit, tapi saya percaya hasilpositif bisa didapat di sana,β tutup pesepakbola berdarah Italia dan Amerika Serikat itu. (din/din)











































