Huntelaar tampil sebagai starter dalam laga melawan Villarreal di Santiago Bernabeu, Minggu (4/1/2009), berduet dengan Raul di lini depan. Secara umum ia menunjukkan permainan yang cukup bagus meski tidak membuat gol.
Bersama pemain debutan lainnya, Lassana Diarra, Huntelaar tidak bertahan di lapangan sampai pertandingan selesai. Diarra diganti Rafael van der Vaart di menit 77, sedangkan Huntelaar ditarik keluar di menit 55, saat pelatih Juande Ramos memasukkan Royston Drenthe.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapat senada dilontarkan direktur sport Predrag Mijatovic. Ia memuji permainan Diarra dan Huntelaar serta memaklumi keduanya yang tampak kelelahan. "Mereka masih butuh waktu. Mereka masih muda, sangat berbakat, dan saya yakin mereka akan banyak membantu kami," ujarnya.
Bagaimana perasaan Huntelaar tentang lakon pertamanya sebagai seorang Madridista? Senang tentu saja, tapi ia tidak merasa tidak dalam kebugaran yang layak.
"Saya sangat senang kami bisa meraih tiga poin. Ini malam yang luar biasa. Saya tidak capek. Kami mendulang tiga angka dalam sebuah pertandingan yang sangat penting."
"Atmosfer yang sangat hebat," sambungnya, seperti tertuang dalam situs resmi klub. "Saya bermain lebih baik di babak pertama dibanding babak kedua. Saya ingin mencetak gol untuk berterima kasih pada penonton atas dukungan mereka."
Huntelaar dibeli Madrid dari Ajax Amsterdam dengan harga 20 juta euro. Ia saat ini masih menunggu apakah bisa ambil bagian dalam kiprah tim barunya itu di Liga Champions, sebagaimana ia dan Diarra belum didaftarkan klub pada registrasi tahap kedua.
"Tentu saja saya ingin bermain di Liga Champions, tapi ini 'kan tidak tergantung pada saya. Saya akan menghormati apapun keputusan pelatih," pungkasnya.
(a2s/a2s)











































