Kedahsyatan Barca di liga domestik musim ini sulit disembunyikan. Sampai jeda musim dingin lalu, para rival-rival beratnya sudah mampu ditekuk, mulai dari Atletico Madrid, Sevilla, Valencia, Real Madrid dan Villarreal.
Tak jarang Barca juga menunjukkan keluarbiasaannya di lapangan dengan membantai tim lawan. Tengok skor mencolok 6-1 atas Sporting Gijon dan Atletico Madrid, 5-0 kontra Almeria, 6-0 lawan Valladolid dan 4-0 versus Valencia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, kemenangan Barca belakangan justru dicapai tak semudah biasanya. Di tiga laga terakhir, mereka harus terlebih dulu tertinggal sebelum bisa menang.
Ketika menghadapi Villarreal, Barca ketinggalan lewat gol Cani di menit 48 sebelum akhirnya menang 2-1. Menghadapi Mallorca, 'Los Cules' menang 3-1 setelah tertinggal lewat gol Aritz Aduriz di menit 15.
Terakhir, Barca menang 3-2 atas Osasuna meski di pertengahan babak kedua masih ketingalan 1-2. Tim besutan Josep Guardiola itu baru bisa menyamakan kedudukan dan memastikan kemenangan di sepuluh menit terakhir berkat gol Xavi dan Lionel Messi.
Rentetan hasil yang harus diraih susah payah itu bisa menjadi sebuah sinyal yang harus diwaspadai Barca. Apalagi gol pengunci tiga angka dalam laga lawan Osasuna bahkan diakui pencetaknya tak lepas dari naungan "Dewi Fortuna".
"Aku beruntung tembakanku masuk. Aku sangat bahagia dan kami semua puas dengan cara kami bereaksi dan menang dengan cara ini," aku Messi di Goal.
Maka, tak salah kalau kemudian Guardiola sudah wanti-wanti agar para pemainnya tidak lengah karena masih banyak partai-partai menanti. Tentunya mereka juga tak bisa terus-terusan mengharapkan beroleh keberuntungan.
Lagipula menang dengan skor telak tentu lebih enak ketimbang harus bersusah payah atau tertinggal duluan, bukan?
(krs/a2s)











































