Ramos perlahan-lahan mulai menemukan tuahnya di Santiago Bernabeu. Meski mengawali rezimnya dengan kekalahan 0-2 dari Barcelona, namun ia berhasil menunjukkan perbaikan.
Pada laga-laga berikutnya, Los Blancos dibawanya terus memenangi laga. Dua tim papan atas, Valencia dan Villarreal, ditekuk dengan skor 1-0. Terakhir, pada Senin (12/1/2009) dinihari WIB lalu, ia membawa timnya menggasak Mallorca 3-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan rentetan kemenangan itu, wajar apabila Ramos tak ingin mengubah susunan starting eleven-nya. Namun, hal ini akan ia lakukan apabila tiga angka penuh bisa terus mereka raih. Jadi, apabila Madrid terlihat kedodoran, bukan tak mungkin akan ada perombakan starter.
Satu hal lain yang menjadi syaratnya adalah soal jadwal. Mantan manajer Tottenham Hotspur ini menyebut bahwa rotasi tak akan dilakukannya apabila Madrid bermain satu minggu sekali.
"Apabila tim ini bekerja dengan baik dan kami bermain dan kami bermain setiap satu minggu, maka saya pikir kami harus melakukan perubahan dengan sesedikit mungkin."
"Ketika kami bermain lebih sering, dalam tiga atau empat hari, maka saya akan mulai melakukan perubahan. Namun, untuk saat ini segalanya berjalan dengan baik," tandasnya kepada Marca.
Sementara itu, berbicara mengenai titel juara La Liga, ia mengaku masih optimistis bisa meraihnya. Menurutnya, Madrid tak perlu melakukannya dengan terburu-buru, melainkan setahap demi setahap.
"Kami harus berjalan mengikuti arus saat ini untuk meraih semua objektif, dan apabila mungkin memenangi titel juara," tukasnya.
(roz/din)











































