Aksi fasis yang dilakukan sebagian fans Madrid itu terjadi saat mereka menjamu Osasuna dalam lanjutan La Liga Primera akhir pekan kemarin. Dalam laga yang kemudian berkesudahan 3-1 untuk tuan rumah itu, segelintir suporter Madrid meneriakkankata-kata bernada fasis selain mengibarkan bendera yang menggambarkan "simbol radikal dan ektrimis".
Dalam laporan pertandingan yang dibuatnya, wasit Alfonso Perez Burrull menyebut kalau fans Madrid juga "meneriakkkan kata-kata yang merujuk pada ruang gas, kematian Osasuna dan fasis selamanya". Beberapa fans bahkan membuat bahasa tubuh dan simbol-simbol bernada fasis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan sanksi denda kedua yang dijatuhkan RFEF di bulan ini setelah mereka sebelumnya juga menghukum Frederic Kanoute yang merayakan gol sambil menunjukkan kaus dalamnya yang bertuliskan "Palestine" dalam berbagai bahasa saat tampil di Copa del Rey. Demikian diberitakan Reuters. (din/key)











































