Bintang muda Argentina itu menunjukkan bahwa dia juga menjadi supersub jika tidak dimainkan dari menit pertama, seperti yang dilakukan pelatih Pep Guardiola saat mendudukkannya di bench dalam laga di El Sardeniro, Minggu (1/2/2009) malam.
Ketika Barca tak bisa menembus gawang Racing sampai menjelang satu jam pertandingan, Guardiola memutuskan memasukkan Messi. Ia menjejak lapangan dengan menggantikan Sergi Busquets.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lionel Messi sosok yang hebat sekali. Kami memberi dia dua peluang, dan dia mencetak gol dari dua peluang itu. Kami memberi dia ruang terlalu besar di areal pertahanan kami," demikian pelatih Racing, Juan ramos Lopez Muniz, memuji pemain berusia 21 tahun itu.
Guardiola pun tak lupa berterima kasih atas kontribusi spesial pemain kesayangan publik Nou Camp. "Kita tahu Messi akan selalu mencetak satu gol. Tapi hari ini dia buat dua. Dia memang menakjubkan," ujarnya.
Messi no mercy. Messi seperti tak kenal ampun bagi lawan-lawan Barcelona, termasuk pada empat laga terakhirnya, di mana ia mendulang enam gol. Total Messi sudah mengoleksi 16 gol di La Liga musim ini, hanya kalah tiga dari rekan setimnya Samuel Eto'o dan satu dari David Villa (Valencia).
(a2s/roz)











































