Di Camp Nou, Sabtu (21/2/2009), Espanyol menciptakan salah satu kejutan terbesar musim ini. Datang sebagai tim buncit La Liga, dua gol Ivan de la Pena mengakhiri laga ini dengan kemenangan 2-1 untuk tim tamu.
Madrid yang akan menjadi lawan berikut Espanyol di Lluis Companys, Sabtu (28/2), memang wajib berhati-hati. Pelatih Espanyol Mauricio Pocchetino mengaku sudah melupakan euforia dari kemenangan atas Barca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Espanyol memang masih berdiri di peringkat ke-19 alias masih sangat potensial tersedot jeratan degradasi. Pocchetino mengajak anak asuhnya melupakan posisi klasemen dan fokus di lapangan.
"Pertandingan melawan Madrid seperti final yang lain bagi kami. Kami tidak boleh fokus ke klasemen dan hanya terfokus kepada permainan kami sendiri tanpa terobsesi klasemen," tukas pelatih asal Argentina itu lagi.
Pocchetino tak sedang omong kosong. Espanyol punya catatan yang cukup baik ketika menghadapi Madrid. Di pertemuan perdana musim ini, Los Periquitos sukses menahan Los Blancos 2-2. Sementara di dua perjumpaan tahun lalu, keduanya saling mengalahkan.
(arp/key)











































