Dalam derby yang berlangsung Minggu (8/3/2009) dinihari WIB ini kedua tim harus puas berbagi angka 1-1. Atletico memimpin terlebih dulu lewat gol Diego Forlan di akhir babak pertama, dan Madrid membalasnya melalui Klaas-Jan Huntelaar di babak kedua.
Hasil ini membuat Madrid menyudahi catatan 10 kemenangan berturut-turut dan kini tertinggal enam angka dari El Barca, sang pimpinan sementara La Liga, yang di waktu bersamaan berhasil mengalahkan Athletic Bilbao 2-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertandingan dua klub ibukota Spanyol ini berjalan seru. Madrid sedikit lebih menguasai permainan di babak pertama. Arjen Robben memulai serangan berbahaya melalui tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti, tapi kiper Leo Franco membloknya. Rebound dari Raul juga masih bisa dihalau seorang Pablo Ibanez.
Robben mencoba peruntungannya lagi dan melakukan tembakan langsung ke arah gawang, ketimbang mengumpankan bola kepada Marcelo. Hasilnya, nihil. Di setengah jam pertandingan Marcelo memiliki peluang sendiri, tapi sepakan kaki kirinya juga dihalau Franco.
Atletico baru melakukan tekanan serius di menit 36. Dari umpan Maxi Rodriguez, Sergio Aguero berhasil menusuk ke pertahanan Madrid, namun tembakannya dapat dipatahkan pada Iker Casillas.
Dua menit kemudian, dari serangan balik yang cepat, tim tamu berhasil mencetak gol. Dari sayap kiri Aguero membuat para pemain Madrid pontang panting untuk kembali ke pertahanan setelah sebagian besar naik saat tendangan sudut.
Namun kecepatan counter attack itu tak terkira. Yang ada malah hanya dua pemain Madrid yang paling dekat dengan Casillas. Setelah menyisir sayap kiri dan mengalahkan Lassana Diarra serta Fernando Gago, Aguero mengirim bola ke Forlan yang sudah berdiri bebas, yang di dekat Maxi pun tak terkawal.
Dengan ketenangan dan kemampuan teknis yang mantap, Forlan tak kesulitan menaklukkan Casillas yang memang tak punya back-up lagi dari rekan-rekan di depannya. 1-0, Atletico memimpin hingga turun minum.
Real Madrid tampil lebih agresif setelah jeda 15 menit. Hanya saja pertahanan mereka sedang buruk dan kerap membuat suporternya menahan nafas setiap kali diserang balik oleh tim lawan.
Juande Ramos lalu memasukkan Michel Salgado dan Gonzalo Higuain untuk menggantikan Gabriel Heinze dan Guti. Efeknya segera terlihat. Serangan yang dibangun Los Blancos menjadi lebih deras untuk dialirkan ke pertahanan Atletico.
Hasil optimal dipetik Madrid di menit 57. Dari assist Higuain, Huntelaar mengontrol bola di garis depan kotak penalti. Ia berhasil memperdaya Antonio Lopez, lalu menghujamkan tembakan deras kaki kanannya ke gawang Franco. Skor berubah 1-1.
Atletico kemudian memasukkan Florent Sinama Pongolle untuk menambah daya gedor. Di menit 72 Aguero tinggal berhadapan dengan Casillas, tapi finishing-nya melebar tipis di sisi kiri gawang. Setelah itu, Atletico memiliki beberapa peluang lanjutan untuk memberi tekanan hebat pada Madrid, tapi dewi fortuna belum memihak mereka.
Jika Madrid urung meneruskan tren kemenangannya, Atletico juga masih belum bisa memetik kemenangan pertamanya dalam derby Madrid sejak 1999.
Susunan pemain
Real Madrid: Casillas, Diarra, Ramos, Cannavaro, Heinze (Salgado 54),Β Gago, Guti (Higuain 54), Marcelo, Raul (Van Der Vaart 83), Robben, Huntelaar
Atletico Madrid: Leo Franco, Heitinga (Perea 80), Pablo, Ujfalusi, Antonio Lopez, Camacho (Maniche 67), Assuncao, Maxi (Sinama 60), Simao, Aguero, Forlan
(a2s/krs)











































