Dengan koleksi 26 gol di ajang Liga Spanyol sejauh ini, Eto'o sudah berada di atas pemain-pemain lain di kompetisi Eropa. Catatan itu pun masih bisa bertambah karena kompetisi masih menyisakan sembilan pertandingan.
Gol terakhir Eto'o tercipta saat Barcelona menang tipis 1-0 atas Valladolid Sabtu (4/4/2009) malam. Di daftar top skorer sementara, ia cukup jauh di atas Diego Forlan (Atletico Madrid), David Villa (Valencia), dan Lionel Messi (Barcelona), yang masing-masing sudah mengemas 19 gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Liga Italia, Zlatan Ibrahimovic (Inter) dan Marco di Vaio (Bologna), memimpin daftar Capocanonniere dengan 19 gol. Di Bundesliga, Grafite dari Wolfsburg adalah pemain paling subur sejauh ini dengan 20 gol.
Di Liga Prancis, status top skorer saat ini dipegang Andre-Pierre Gignac dari Toulouse dengan 18 gol. Adapun Mounir El Hamdoui dari AZ Alkmaar tengah berjaya di Liga Belanda berkat torehan 21 gol.
Kembali ke Eto'o, penyerang internasional Kamerun ini pernah menjadi Pichichi (top skorer La Liga) di musim 2005/2006. Ketika itu ia mampu melesakkan 26 gol. Namun, di bursa Golden Shoe ia kalah dari Luca Toni yang mengukir 31 gol dalam satu musim bersama Fiorentina.
Jika tak terjerat cedera dan performa tajamnya terjaga, kemungkinan besar Eto'o bisa menjadi penyerang tersubur di kompetisi Eropa musim ini. Hal ini sejalan dengan peluang timnya, Barcelona, yang berpeluang meraih tiga gelar di musim ini. Raksasa Catalan ini masih memimpin klasemen liga, masuk final Copa del Rey, dan masih bertahan di babak perempatfinal Liga Champions.
(a2s/arp)











































