Alasannya, dua klub raksasa di atas 'hanya' akan menjumpai klub-klub papan bawah kala memainkan jornada ke-31 La Liga Primera, Sabtu (18/4/2009).
Barcelona yang memimpin klasemen dengan nilai 75 bakal mengunjungi Madrid untuk meladeni Getafe. Beda dengan Barca yang kokoh di puncak, Getafe sementara terpuruk di tangga ke-18.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila ada yang perlu diwaspadai dari Getafe adalah fakta bahwa di pertemuan pertama Barca gagal menaklukkan tim besutan Victor Munoz itu di Camp Nou. Hasil 1-1 menjadikan Azulones satu dari tiga tim yang tidak kalah di stadion kebanggaan Barcelona itu.
Setali tiga uang dengan Barca, Madrid juga diperkirakan tidak bakal menemui banyak kesulitan tatkala harus menyambangi kandang Recreativo Huelva. Sang calon lawan adalah tim yang kini duduk di posisi 17 klasemen.
Catatan menang di empat pertandingan terakhir, sekaligus tidak kebobolan di tiga di antaranya, harus diteruskan Madrid. Peluang mereka untuk menjuarai La Liga belum habis, jadi terus memberi tekanan kepada Barcelona adalah hal wajib.
Berbeda dengan Barcelona, Madrid memiliki kondisi fisik lebih segar. Tidak bermain di kancah Eropa di tengah pekan membuat kondisi fisik Raul Gonzalez, Gonzalo Higuain dkk sangat prima.
Bila di pertemuan pertama Madrid hanya bisa mengalahkan Recreativo dengan skor 1-0, maka kini peluang untuk mencetak gol lebih banyak sangat terbuka lebar.
Partai seru akan tersaji di Estadio Mestalla kala si empunya stadion, Valencia, menjamu Sevilla. Mereka adalah dua dari tiga klub peserta perebutan posisi tiga dengan peserta lainnya adalah Villarreal.
Sementara Villarreal yang baru saja tersingkir di Liga Champions akan mencoba membuat penebusan di kompetisi lokal. Rentetan dua kekalahan beruntun akan coba dihentikan oleh pasukan Manuel Pellegrini itu sekaligus sebagai upaya lolos ke zona Liga Champions.
(arp/roz)











































