Di ajang Liga Spanyol, Barcelona masih bertahta di puncak klasemen sementara dengan poin 75, unggul enam poin dari Madrid di peringkat kedua. Ada pun kompetisi masih menyisakan delapan laga lagi.
Los Blancos tidak pernah gagal dalam memepet jarak dengan Azulgrana. Kekalahan terakhir Madrid terjadi ketika melawat ke markas Barca, Desember tahun lalu. Pasca El Classico, Raul Gonzales dkk. selalu memenangi pertandingan dan hanya satu yang berakhir dengan hasil seri yakni melawan Atletico Madrid (7/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang sudah menganggap peluang Madrid sudah tertutup, namun mereka selalu bertarung hingga akhir waktu. Itulah Madrid, klub yang punya sejarah cemerlang karena mereka selalu bermain di kompetisi level tertinggi," tambahnya.
Pujian juga dilontarkan kepada Juande Ramos, sang arsitek Madrid. "Juande adalah sosok yang saya hormati dan saya pernah berbagi kenangan indah dengannya," tukas Alves yang pernah dilatih Ramos ketika masih sama-sama di Sevilla ini.
"Saya yakin ia tidak akan membiarkan kinerja baik Madrid hingga kini akan terhenti. Bila ia mampu melanjutkannya tren positif ini, maka itu tandanya ia telah berbuat dengan sangat baik."
Namun pemain Barca bernomor punggung 20 tersebut tetap melontarkan sebuah tantangan bagi sang rival. "Madrid harus ingat bahwa mereka tengah bersaing dengan sebuah klub yang terus berjuang dan memenangi partai demi partai," pungkasnya.
(roz/arp)











































