Dalam posisi tertekan karena selisih poinnya terus dipangkas Madrid dan tengah dijepit jadwal Liga Champions, Barca datang ke Santiago Bernabeu dalam posisi kurang diunggulkan. Namun yang terjadi di atas lapangan sama sekali tak menunjukkan hal tersebut.
Barca tetap tampil dengan kemampuan terbaik, bermain lepas seperti tanpa beban dan ganas menyerang tanpa ampun. Itu terasa lebih hebat karena venue pertandingan adalah Santiago Bernabeu, tempat yang jadi neraka buat banyak tim lawan. Tekanan yang datang terasa makin hebat karena Raul Gonzalez cs lebih dulu unggul melalui Gonzalo Higuain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Bernabeu satu-satunya cara yang dapat kamu lakukan adalah memberanikan diri. Saya sangat bangga karena mereka berhasil menunjukkan keberanian. Setelah kami tertinggal 1-0, kami mengambil bola dan membuat peluang. Seperti yang telah kami lakukan sepanjang musim, kami tetap berada pada keyakinan kami untuk memenangkansetiap pertandingan. Saya menyanjung para pemain akan keberanian, tekanan dan konsentrasi mereka," ungkap Guardiola seperti diberitakan Goal.
Dengan kondisi seperti ini, Barcelona tinggal butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan diraihnya titel juara. "Saya sangat puas. Ini merupakan salah satu hari paling bahagia dalam hidup saya.Datang kemari dan memainkan permainan seperti yang kami mainkan tadi bukan merupakan sesuatu yang mudah." pungkas pelatih 38 tahun itu. (din/din)











































