Madrid dihancurleburkan musuh besarnya itu dalam lanjutan Liga Spanyol pekan ke-34 di Santiago Bernabeu, Minggu (3/5/2009) dinihari WIB. Skor yang tercipta sungguh mencengangkan: 6-2.
Tak ada pembelaan dari kubu tuan rumah dari kekalahan luar biasa itu. Tak ada pula pihak yang dijadikan kambing hitam. Mau diapa-apakan pun, El Barca terlalu kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menyebutkan beberapa hal yang membuat permainan skuad Juande Ramos mudah diacak-acak Barca. Juga, anak-anal El Merengues sudah mengeluarkan segenap kemampuannya, meski hasilnya tidak berbanding lurus.
"Yang jangan kita lupakan adalah tim kami mengerahkan semuanya melawan tim bersejarah ini selama 90 menit," tukas Mijatovic, seperti dikutip dari situs resmi klubnya.
Namun, terlepas dari itu mantan penyerang top Yugoslavia itu menggarisbawahi sesuatu yang penting dari kekalahan tersebut.
"Harus kita akui, mereka (Barcelona) superior," ucapnya. "Kenyataannya, Kita bisa lihat betapa mereka tim yang luarΒ biasa."
"Ketika Barca memimpin, mereka tahu cara mengontrol permainan. Kami mereaksi dengan baik dengan menarik mundur satu pemain. Tapi mereka mencetak gol lagi dan dari situ semuanya sudah tak mungkin."
Dengan sisa empat pertandingan, Madrid kini tertinggal tujuh poin dari Barca. Mukjizat adalah faktor non-teknis yang kini diharapkan Mijatovic, yang ia sendiri bahkan tidak terlalu yakin akan datang.
"Kami harus merebut angka maksimal dari sisa pertandingan. Saya harap mereka kehilangan beberapa poin, tapi susah lah. Tempat kedua (bagi kami) bukanlah sebuah bencana," pungkas Mijatovic, yang tak lupaΒ memberi apresiasi kepada publik Bernabeu yang tetap setia memberi dukungan. (a2s/din)











































