Pada penampilan terakhir Abidal di lapangan, ketika Barca bertanding melawan Villarreal di Nou Camp, Minggu (10/5/2009) malam, Abidal diusir oleh wasit lantaran menjatuhkan Nihat Kahveci di kotak penalti di menit 77.
Insiden itu, selain mengurangi jumlah pemain Barca, juga memberi keuntungan besar buat Villarreal. Dari gol penalti Manu Fernandez, "Kapal Selam Kuning" menipiskan skor menjadi 3-2, dan di masa injury time menyamakannya melalui gol Joseba Llorente.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik, pemain internasional Prancis itu mengoleksi dua kartu merah dalam lima hari. Yang pertama ia peroleh saat El Barca berduel melawan Chelsea di semifinal Liga Champions leg kedua di London. Ia dihukum demikian setelah menjatuhkan Nicolas Anelka.
Dengan demikian dipastikan Abidal pun tak bisa tampil di final Liga Champions di Roma pada 27 Mei nanti, sementara timnya juga tak bisa memainkan bek Rafael Marquez yang cedera dan bek kanan Daniel Alves yang terkena akumulasi kartu kuning.
Pelatih Josep Guardiola ditanyakan pendapatnya soal dua kartu merah yang didapatkan Abidal dalam dua pertandingan terakhir. "Saya tak pernah marah dengan pemain. Tidak sering lah," ujarnya. "Ini soal interpretasi aksi di momen-momen tertentu. Tidak lebih."
Terlepas dari dua kartu merah tersebut, Abidal sesungguhnya tergolong cukup bersih sebagai pemain bertahan. Situs resmi Barca menunjukkan, pemain yang digaet dari Olympique Lyon dua tahun silam itu baru mengoleksi lima kartu kuning dari total 28 pertandingan di semua kompetisi di musim ini.
(a2s/arp)











































