Maradona terpaksa menelan pil pahit di musim terakhirnya bersama Barcelona. Meski dalam beberapa tahun sebelumnya sudah memberi beberapa gelar, tepat pada tanggal 5 Mei 1984, dia gagal memberi hadiah perpisahan karena Barcelona kalah 0-1 di laga final.
Kalau kemudian muncul kekhawatiran Messi akan mengulang sejarah, mengikuti jejak Maradona gagal mengantar Barca jadi juara, itu bukan hanya soal "hubungan" kedua pesepakbola Argentina itu. Tapi karena lawan yang mereka hadapi adalah tim yang sama, Athletic Bilbao.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal lain yang membuat Messi tak perlu terlalu khawatir memikirkan kegagalan pendahulunya itu adalah soal rekor Barca di final Copa del Rey. The Catalans tercatat sudah 33 kali melangkah ke babak final, dan dari jumlah tersebut 24 di antaranya diselesaikan dengan membawa titel juara pulang ke Nou Camp.
"Saya menginginkan piala ini," ungkap Messi di El Mundo. "Saya tak pernah memenanginya dan hal itu membuat saya sangat termotivasi".
"Segalanya bisa terjadi. Barcelona akan berusaha keras karena kami memang menginginkan piala ini, dan itu akan menjadi akhir yang luar biasa di akhir musim ini sementara klub juga mencatatkan sejarah tersendiri," pungkas dia.
(din/arp)











































