Titel mayor terakhir yang diraih oleh tim asal Catalan ini adalah Liga Champions tahun 2006. Kala itu dalam final yang dilangsungkan di Paris, Los Blaugranas menundukkan Arsenal dengan skor 2-1.
Raihan tersebut melengkapi kejayaan mereka di La Liga, di mana mereka sukses menjadi kampiun dengan melangkahi rival berat mereka, Real Madrid. Tetapi setelahnya Barca mati kutu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Titik terang datang ketika Josep Guardiola ditunjuk menjadi pelatih di awal musim ini. Pria yang akrab dipanggil Pep ini, mengubah Barca menjadi salah satu tim yang paling ditakuti di Eropa. Menang dengan skor besar adalah hal biasa bagi Barca musim ini.
Akhir pekan lalu, mereka nyaris memastikan diri meraih gelar juara La Liga musim ini. Sial bagi mereka, Villarreal mampu menahan imbang 3-3 sehingga pesta juara pun tertunda.
Namun midweek ini tak ada lagi yang namanya gagal berpesta. Kemenangan 4-1 atas Athletic Bilbao di stadion milik Valencia, Mestalla, akhirnya menjadi trofi pertama mereka di musim ini.
"Hari ini kami telah menyentuh kejayaan. Tim ini layak untuk mendapatkan pesta di hari Kamis, sekembalinya kami ke Barcelona," ujar Laporta di situs resmi klub.
Saat ini Barca masih memburu dua gelar lagi, yakni trofi La Liga dan Liga Champions. Mereka bisa memastikan trofi juara jika di akhir pekan ini meraih tiga poin atas Mallorca. Sementara di Liga Champions, mereka masih harus menghadapi Manchester United di final pada 27 Mei mendatang.
(roz/din)











































