sepakbola

Pellegrini, Hebat namun Belum Berprestasi

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Pellegrini, Hebat namun Belum Berprestasi


- detikSepakbola

Jakarta - Real Madrid telah menunjuk Manuel Pellegrini sebagai pelatih barunya mulai musim depan. Meski dianggap sebagai pelatih hebat, Pellegrini ternyata belum cukup berprestasi.

Setidaknya, itulah kesimpulan dari karir Pellegrini saat berkarir di Eropa. Prestasi yang pernah ia torehkan terjadi saat ia masih berkutat di Amerika Selatan. Berikut data dan fakta Pellegrini

Manuel Luis Pellegrini Ripamonti lahir di Santiago de Chile, Cile, pada 16 September 1953.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karir sebagai pemain:
-Pellegrini berposisi sebagai seorang bek tengah. Seluruh karirnya, dari tahun 1973-1986 dihabiskan bersama klub lokal Universidad de Chile.

-Pellegrini hanya sekali mencicipi baju timnas Cile; itu pun terjadi di tahun terakhirnya bermain. Saat itu, ia sudah berusia 33 tahun.

Karir sebagai pelatih:
-Di Universidad, Pellegrini memulai karir kepelatihan pada tahun 1988. Masih di Amerika Latin, ia kemudian menangani tim-tim lain, yakni Palestino, Cile U-20, O'Higgins, Universidad Catolica, LDU Quito, San Lorenzo dan River Plate.

-San Lorenzo diantar Pellegrini meraih titel Liga Clausura tahun 2001 serta menjuarai Copa Mercosur pada tahun yang sama.

-Bersama River Plate, Pellegrini memenangi gelar juara Liga Clausura 2003. Kalah dari klub underdog, Cienciano (Peru), di final Copa Sudamericana, Pellegrini meninggalkan River.

-Tahun 2004, Pellegrini mencoba peruntungan di Eropa dengan membesut Villarreal menggantikan Benito Floro.

-Villarreal dihela Pellegrini menembus perempatfinal Piala UEFA 2005 tetapi mereka dikalahkan AZ Alkmaar (Belanda).

-Di bawah asuhan Pellegrini, Villarreal banyak dipuji. Permainan tim 'Kapal Selam Kuning' berciri pada operan yang mengalir dengan dipadu serangan balik yang cepat. Di klub itu, Pellegrini memadukan pemain muda dengan pilar senior.

-Musim 2005-06, Villarreal finis di posisi ketiga Liga Spanyol dan mengantar mereka berkompetisi di Liga Champions untuk kali pertama.

-Di debutnya di Liga Champions, Villarreal mengejutkan banyak pihak dengan menembus semifinal. Namun di empat besar ini, Submarino Amarillo dihentikan Arsenal.

-Musim lalu, Villarreal merampungkan La Liga di peringkat dua di bawah Real Madrid dan di atas Barcelona. Inilah hasil terbaik sepanjang sejarah tim yang bermarkas di kota berpenduduk 49 ribu orang itu.

-Villarreal kembali terantuk oleh Arsenal di Liga Champions. Marcos Senna cs kalah agregat 1-4 di perempatfinal.



(arp/roz)











Hide Ads