Datang ke Madrid setelah lima tahun membesut Villarreal, Pellegrini langsung dihadang tugas berat. Menjaga nama besar Madrid sebagai penguasa Spanyol sudah pasti, hal lain yang kini membayanginya adalah memupus keperkasaan Barcelona yang memang sangat dominan di musim yang baru saja berlalu.
Kekalahan 2-6 di Santiago Bernabeu atas The Catalans jelas tak bisa dilupakan, namun sukses anak asuh Pep Guardiola meraih tiga tropi menjadi seperti sindiran buat "Si Putih" yang tahun ini sama sekali tak kebagian tropi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat apa yang diraih Barcelona musim ini, saya pikir Madrid juga akan bisa mendapatkannya," ungkap Pellegrini dalam wawancaranya dengan Marca.
Terkait kebijakan Florentino Perez yang ingin membuat Galacticos jilid dua di Santiago Bernabeu, Pellegrini mendukung upaya tersebut. Dia menganggap Madrid butuh banyak pemain papan atas dunia untuk bisa menaklukkan Eropa karena perjuangan di Benua Biru lebih berat dibanding di kompetisi lokal.
"Kami butuh untuk memperkuat (skuad) karena tingakt persaingan di Eropa lebih berat dibanding di Spanyol. Anda juga harus menggabungkan antara olahraga ini dengan fans," pungkas pelatih berusia 55 tahun itu.
(din/krs)











































