Januari silam, City gencar dihubung-hubungkan dengan Kaka. Tawaran bernilai raksasa dilepaskan, tetapi pemain Brasil berusia 27 tahun itu bergeming dan bertahan bersama AC Milan.
Enam bulan kemudian, tawaran senilai 56 juta poundsterling dari Madrid berhasil memindahkan Kaka. Apa bedanya Madrid dengan City? Rupanya Kaka meragukan kemampuan City dalam jangka panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak klub-klub kecil yang bisa belanja banyak. Tetapi tiba-tiba investasinya terhenti dan pemiliknya memilih pindah ke bidang lain. Atau mungkin karena alasan lain seperti krisis ekonomi," imbuhnya.
Bersama Kaka, Madrid tengah menapaktilasi sejarah. Dulu, Galactico edisi pertama berisi para pemain hebat seperti Luis Figo, Ronaldo, Zinedine Zidane dan David Beckham.
Kini, masih bersama Florentino Perez sebagai presiden, Los Blancos ingin menjadi Nuevo Galactico. Selain Kaka, mereka telah menggaet Cristiano Ronaldo. Bintang-bintang lain kemungkinan masih menyusul.
"Ini bukan tentang perbedaan kualitas antara Liga Spanyol dengan Liga Inggris. Madrid akan selalu jadi sebuah klub besar. Tak ada yang bisa merebut sejarah itu dan sembila trofi juara Eropa mereka," tandas Kaka.
(arp/arp)










































