Madrid Membeli, Barca Termotivasi

Madrid Membeli, Barca Termotivasi

- Sepakbola
Kamis, 09 Jul 2009 16:15 WIB
Madrid Membeli, Barca Termotivasi
Barcelona - Barcelona dikhawatirkan kekurangan motivasi musim depan setelah memborong tiga gelar prestisius. Tapi itu dipastikan tak jadi kendala karena mereka dibantu Real Madrid, yang membeli banyak pemain mahal.

Penurunan motivasi umum dialami sebuah klub yang telah meraih sukses besar. Setelah merengkuh prestasi tertinggi yang bisa didapat, pelatih selalu dituntut untuk membangkitkan semangat pemainnya demi setidaknya mempertahankan apa yang sudah diraih di musim yang lalu.

Kondisi serupa dialami Barcelona, yang musim kemarin memenangi Copa Del Rey, menjuarai La Liga Primera dan jadi kampiun Eropa dengan membawa pulang tropi Liga Champions. Demikian diyakini mantan pemain dan pelatih The Catalans, Johan Cruyff.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi kekhawatiran Cruyff tersebut kini berangsur menghilang. Bukan karena Joseph Guardiola telah menemukan metode bagus untuk membangkitkan semangat Xavi Hernandes cs, tapi karena munculnya munculnya era kedua Los Galacticos di Santiago Bernabeu.

Kedatangan banyak pemain besar semisal Kaka, Cristiano Ronaldo sampai Karim Benzema, disebut Cruyff dengan sendirinya membangkitkan semangat dan motivasi Barca, tanpa perlu Pep guardiola repot memikirkannya.

"Motivasi adalah masalah yang berbeda dan Real Madrid telah mengeliminasi masalah tersebut dengan pemain yang mereka datangkan. Logikanya, (pemain yang didatangkan) itu memotivasi pemain yang berada di sini. Sangat penting mengambil keuntungan seperti ini karena mereka (Madrid) tak pernah memberikannya pada Anda," ungkap Cruyff di Marca.

Soal daya saing Barca terhadap Los Merengues, legenda sepakbola Belanda itu meyakini kalau sang juara bertahan Liga Spanyol akan bisa memberi perlawanan. Guardiola disebutnya hanya perlu mencari pemain baru untuk menggenapi kekuatan skuad yang sekarang disebutnya sudah mencapai 95%.

"Logisnya kami masih harus mendatangkan pemain baru. Tapi dengan 95% kekuatan yang sudah dimiliki, itu tak seharusnya membuat Barcelona gugup (bersaing di La Liga)," pungkas dia.Β 
(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads